0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Keluarga Tak Percaya Meritha Terjun dari Lantai 10

Pemakaman Meritha (merdeka.com)

Timlo.net – Seorang pegawai BRI, Meritha Vradawati (26) diduga melompat dari lantai 10 sebuah apartemen di Jakarta Pusat, Senin (8/1) kemarin. Kakak ipar Meritha, Sintya Destiana menyampaikan jika pihak keluarga belum percaya jika perempuan lulusan UGM itu tewas karena bunuh diri.

Sebab selama ini, Meritha yang biasa disapa Tatha dikenal sebagai sosok yang rajin beribadah dan tak gampang putus asa.

“Adik ipar saya bukan orang yang negatif. Insya Allah, salatnya rajin. Dia juga selalu percaya kok kalau Allah itu maha baik dan memberikan solusi dari setiap permasalahan. Dan solusinya bukan bunuh diri,” ujar Sintya usai pemakaman Meritha, Selasa (9/1).

Sintya menerangkan, Meritha bukanlah orang yang tertutup. Meritha juga merupakan sosok yang ramah, ceria dan senang bercerita.

“(Keluarga) yakin berita di internet enggak benar. Isi beritanya kurang mengenakkan. Insya Allah (Meritha) bukan mati karena bunuh diri,” terang Sintya.

Sintya menyampaikan pihak keluarga meminta kepada pihak kepolisian untuk bisa mengusut tuntas kasus tewasnya Meritha. Terutama, lanjut Sintya, apa penyebab kematian Meritha yang sebenarnya.

Senada dengan Sintya, teman akrab Meritha sejak SMA, Andamawijaya Bakti Saputra yang biasa disapa Putra (27) juga tak percaya Meritha tewas karena bunuh diri. Sebab, lanjut Putra, merupakan sosok yang ramah, terbuka, ceria, pintar dan tak gampang menyerah.

“Tatha itu orangnya rajin beribadah dan gak gampang menyerah. Orangnya juga terbuka dan kalau sedang ada masalah selalu cerita ke teman-teman. Bukan tipikal orang yang tertutup dan kalau ada masalah dipendam. Bahkan masalah pribadi juga kerap diceritakan,” urai Putra.

Putra menambahkan selama tinggal di Jakarta, Meritha masih kerap berkomunikasi dengan teman-temannya saat sekolah di SMA 6 Yogyakarta dulu. Terutama, kata Putra, dengan teman-teman SMA yang sama-sama kerja di Jakarta.

“Ya agak aneh saja kalau diberitakan bunuh diri. Kami teman-teman (SMA) Tatha gak percaya kalau meninggalnya karena bunuh diri. Kami berharap pihak kepolisian bisa mengusut kasus ini hingga tuntas,” tutup Putra.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Meritha hari ini, Kamis (9/1) dimakamkan di Pemakaman Karanggayam, Caturtunggal, Depok, Sleman, DIY. Meritha meninggalkan seorang suami dan seorang bayi yang saat ini masih berusia 9 bulan.

[lia]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge