0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Disabet Celurit Pemabuk, Anggota Polisi Ini Masuk Rumah Sakit

(Ilustrasi) korban dibacok begal di jalan (dok.merdeka.com)

Timlo.net — Aiptu I Ketut Sulendra (43), petugas Polres Klungkung terpaksa dilarikan ke RS Trijata di Denpasar, Senin (8/1). Aiptu Sulendra ditusuk pemabuk. Peristiwa itu bermula saat Sulendra tengah bersantai di tempat tinggalnya di Asrama Polisi Klungkung. Saat itu, Sulendra sebenarnya sedang tidak bertugas. Tiba-tiba Sulendra mendapatkan telepon dari rekannya ada orang mabuk di kafe.

Sulendra langsung mendatangi lokasi tepatnya di Kafe Lompang, Desa Jumpai Klungkung. Waktu sudah menunjukkan pukul 01.00 Wita.

“Saat itu, rekan kami (korban) begitu di lokasi berusaha menenangkan pelaku. Pelaku yang digiring ke luar justru menyerang dan membawa senjata (celurit),” tutur rekan korban di RS Trijata Denpasar, Senin (8/1).

Kasi Tipol Polres Klungkung itu kemudian diserang preman yang belakangan diketahui bernama I Gede Budiarta alias Lempog (38). Saat pelaku menyerang, korban coba menepis dengan tangan kiri. Akibatnya korban mengalami luka sayatan cukup dalam pada bagian lengan sebelah kiri.

Melihat pelaku yang terus menyerang, terpaksa korban yang tidak melengkapi diri dengan senjata berusaha menyelamatkan diri ke jalan raya. Saat itu korban terus dikejar, hingga pelaku berhenti setelah sejumlah anggota Polres Klungkung tiba di lokasi.

Anehnya, pelaku yang saat itu akan disergap secepat kilat membuang celurit di kebun jagung. Namun celurit yang digunakan menyerang korban berhasil ditemukan.

“Pelaku sudah diamankan di Polres berikut barang bukti berupa celurit yang digunakan menyerang korban,” imbuhnya.

Kapolres Klungkung, AKBP Bambang, menegaskan saat ini kasusnya sudah ditangani Polres Klungkung.

“Pelaku sudah disidik. Saat ini sebagai pimpinan berharap anggota kami yang jadi korban segera pulih. Ini sebagai wujud perhatian dan empati dari pimpinan Polres Klungkung, untuk memberikan dukungan moral, sehingga diharapkan dapat membangkitkan semangat personel yang kini masih rawat inap di rumah sakit. Kita harus profesional dalam menangani kasus ini, dengan meneruskannya ke jalur hukum,” kata Bambang.

[lia]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge