0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Ini Komentar Perpuhi Soal Penetapan Biaya Umroh dari Kemenag

Ketua Perpuhi, Her Suprabu (kanan) (timlo.net/setyo pujis)

Solo – Persaudaraan Pengusaha Travel Umrah dan Haji Indonesia (Perpuhi) menilai kebijakan Kementrian Agama yang mengatur soal batas bawah biaya umroh sebesar Rp 20 juta tidak bisa menjadi jaminan tak ada penipuan. Untuk menyikapi maraknya kasus penipuan berkedok umroh itu, Perpuhi meminta masyarakat atau calon jamaah untuk lebih teliti dalam dalam memilih biro perjalanan.

“Kalau ukurannya hanya harga saya kira tidak bisa menjadi jaminan. Dan belum tentu juga yang menawarkan harga dibawah itu pasti melakukan penipuan,” ujar Ketua Perpuhi Solo, Her Suprabu kepada wartawan, Senin (8/1).

Dicontohkannya, Perpuhi sendiri dalam setiap pameran yang digelar tak jarang menyediakan penawaran paket umroh kepada calon jamaah dibawah Rp 20 juta. Murahnya harga yang ditawarkan itu, lantaran mendapat promo harga dari maskapai yang bekerjasama melayani perjalanan Umroh.

“Jadi kita menawarkan harga lebih murah itu karena niatnya ingin membantu dan berbagi dengan masyarakat. Alasannya, karena dari maskapai yang bekerjasama juga memberikan promo diskon,” jelasnya.

Karena itu, Her menyampaikan meski sudah ada aturan mengenai standar pelayanan minimal untuk Umroh sebesar Rp 20 juta, hal itu tidak dapat menjadi acuan. Menurutnya, agar terhindar dari penipuan itu yang harus dipastikan adalah mengenai akomodasinya. Seperti hotel, maskapai yang digunakan dan kelengkapan administrasi lainnya.

“Sehingga bukan soal harga. Tapi mestinya seperti maskapai, hotel dan lainnya itu dicek, bener atau tidak kalau sudah dibooking oleh biro yang bersangkutan,” tandasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge