0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Lima Pelaku Penganiayaan Masih Diburu Polisi

Eko Setiawan, salah satu korban penganiayaan di Mondokan, Sragen (timlo.net/agung widodo)

Sragen – Unit Reskrim Polsek Mondokan masih memburu lima dari delapan pelaku penganiayaan terhadap Eko Setiawan (34), warga Dukuh Mojopuro RT 10, Desa Ngandul kecamatan Sumberlawang Sragen. Eko mengalami luka cukup parah di sekujur tubuh lantaran dihajar delapan orang usai menghadiri hajatan di Mondokan.

“Lima orang masih terus dalam pencarian Unit Reskrim Polsek Mondokan berkoordinasi dengan Unit Resmob Sat Reskrim Polres Sragen,” kata Kapolsek Mondokan AKP Kabar Bandianto, mewakili Kapolres Sragen AKBP Arif Budiman, Senin (8/1).

Sementara tiga pelaku lainnya sudah berhasil ditangkap di rumah masing-masing. Mereka adalah Ribut Setiawan Prayogo (28), Perianto (21) dan Sujiyanto (21). Ketiganya merupakan warga Desa Gemantar, Kecamatan Mondokan, Sragen.

Menurut Kabar, selain menangkap tiga pelaku, pihaknya juga mengamankan barang bukti alat berupa potongan bambu berukuran satu meter yang digunakan untuk menganiaya korban hingga babak belur.

Penganiayaan bermula saat korban, Eko Setiawan bersama temannya Agus Septian (21), warga Dukuh Ngengoh RT 01, Desa Ngandul, Sumberlawang pada Minggu (7/01) dinihari pukul 00.45 WIB pulang menghadiri acara hajatan di Dukuh Kukunrejo, Desa Gemantar, Kecamatan Mondokan keduanya dihadang delapan orang tak dikenal dan langsung ditendang, dipukuli hingga babak belur.

Saat ini tiga pelaku yang ditangkap masih terus dimintai keterangan oleh penyidik Unit Reskrim di Polsek Mondokan. Sedangkan lima orang lainnya, masih terus dalam pencarian.

“Mengingat kedua korban adalah anggota salah satu perguruan pencak silat, maka demi keamanan ketiga orang pelaku tersebut, saat ini diamankan di ruang tahanan Polres Sragen,“ jelas AKP Kabar Bandianto.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge