0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Ini Kemarahan Suami saat Melihat Istri Cium Rekan Kerja

Mediasi yang dilakukan antara pelaku dan korban di Mapolsek Laweyan (dok.timlo.net/achmad khalik)

Solo — Lantaran terbakar api cemburu, SB (32) warga Kecamatan Laweyan nekat menganiaya seorang pemuda berinisial AD (19). Penganiayaan tersebut terjadi di tempat kerja korban disebuah rumah makan khas Italia di Kawasan Jalan Adi Sucipto, Solo pada Rabu (3/1) lalu.

“Pelaku memukul korban di lokasi parkir tempat korban bekerja,” terang Kasi Humas Polsek Laweyan, Aiptu Herianto saat dihubungi Timlo.net, Senin (8/1) siang.

Peristiwa ini bermula saat pelaku melihat korban mencium istrinya saat momentum perayaan ulang tahun. Istri pelaku, merupakan rekan kerja koban dan bekerja di rumah makan yang menyajikan masakan khas italia tersebut. Melihat hal itu, pelaku geram dan menghajar korban yang tidak mengetahui duduk perkara kasus tersebut.

“Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, teman-teman kerja istri pelaku menganggap hal itu wajar. Bahkan, istri pelaku juga melakukan hal semacam itu (mencium) kepada rekan kerjanya yang lain. Di tempat tersebut, istri pelaku memiliki jabatan sebagai supervisor,” jelas Aiptu Herianto mewakili Kapolsek Laweyan Kompol Santoso.

Usai penganiayaan, korban akhirnya melapor ke Mapolsek Laweyan. Mendapat laporan tersebut, lanjut Aiptu Herianto, polisi langsung menindaklanjuti. Pelaku dan korban, dimintai keterangan di Mapolsek Laweyan. Usai mengetahui duduk permasalahan, Kanit Binmas Polsek Laweyan, AKP Mediyanto melakukan mediasi kepada dua belah pihak.

“Intinya, pelaku diharapkan tidak emosi dalam mengatasi permasalahan. Tiap permasalahan harus diselesaikan dengan kepala dingin dan jangan mengedepankan emosi. Disisi lain, korban juga telah memaafkan perbuatan pelaku,” kata Aiptu Herianto.

Agar tak terjadi hal tidak diinginkan dikemudian hari, kedua belah pihak diminta untuk menandatangi Surat Keputusan Bersama (SKB) bahwa permasalahan tersebut telah berakhir dengan penyelesaian secara kekeluargaan.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge