0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Dikeroyok Tawon, Prihandono Tewas

evakuasi korban tersengat tawon (merdeka.com)

Timlo.net — Prihandono (55), warga Makroman, Samarinda, Kalimantan Timur, ditemukan tewas Minggu pagi sekira pukul 10.30 Wita, di saluran irigasi persawahan, yang dikelilingi hutan, di Kelurahan Sambutan. Diduga, dia meregang nyawa usai diserang tawon.

Peristiwa itu berawal saat seorang warga datang meminta air karena merasakan badannya panas usai diserang tawon saat melintas di jalan setapak menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah Sambutan.

“Jadi warga ini datang minta air ke kita waktu saya dan warga lain ngumpul. Nah, dia bilang ada warga lain di belakangnya, juga diserang tawon, teriak minta tolong. Kami warga, cepat-cepat datang ke lokasi,” kata Musaini (66), warga RT 30 Sambutan

Benar saja, begitu warga tiba di lokasi, terlihat motor bernomor polisi KT 6076 IG tanpa pemiliknya, rebah ke tanah.

“Saya cari, mana warga yang diserang tawon itu. Ternyata ditemukan meninggal di bawah saluran air ini,” ujar Musaini.

“Ya, lokasi kejadian ini masuk wilayah saya. Korban ini warga Makroman. Dia awalnya mau cari rumput. Sempat badannya kepanasan karena diserang tawon. Warga ke lokasi, ternyata korban sudah meninggal,” ujar Ketua RT 35 Nurhadi.

Ngatini, istri korban saat di lokasi kejadian histeris melihat suaminya terbujur kaku. Kepolisian coba menenangkan dia agar tidak terus menerus berteriak histeris.

Kepolisian bersama dengan relawan kebencanaan, akhirnya mengevakuasi jenazah Prihandono sekitar pukul 12.13 Wita setelah melalui jalan sedikit berbukit. Di bagian leher dan wajah, terlihat bengkak diduga bekas gigitan tawon.

Dua menit kemudian, jenazahnya dibawa ambulans Puskesmas Sidomulyo bernomor polisi KT 9924 BZ. Sekira pukul 12.45 Wita tadi, jenazah Prihandono tiba di kamar jenazah RSUD AW Syachranie Jalan Palang Merah Samarinda.

Petugas Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polsekta Samarinda Ilir Aiptu Nur Alim kepada wartawan menerangkan, korban diduga meninggal akibat diserang tawon.

“Memang dari keterangan warga, awalnya cari rumput. Kemudian diserang tawon. Dibawa dulu ke rumah sakit, untuk dilakukan visum,” kata Nur Alim.

Dari keterangan warga dihimpun di lokasi, kawasan itu memang diduga banyak menjadi sarang tawon. Sebab, melihat peristiwa pada Jumat (5/1) lalu, 5 orang warga juga diserang tawon.

[eko]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge