0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Sepanjang 2017, Satlantas Solo Sidangkan Empat Orang, Ini Alasannya

Kasatlantas Polresta Solo, Kompol Imam Syafi'i (dok.timlo.net/achmad khalik)

Solo – Sepanjang 2017 lalu, empat orang yang dinilai lalai hingga mengakibatkan pengguna jalan meregang nyawa diseret ke Pengadilan. Satlantas Polresta Solo menilai, jika yang diperbuat mereka membahayakan dan telah menghilangkan nyawa seseorang.

“Empat orang menjalani proses hokum lantaran dinilai telah lali dalam berkendara hingga mengakibatkan pengendara kendaraan lain meninggal dunia,” terang Kasatlantas Polresta Solo, Kompol Imam Syafi’i, Minggu (7/1) siang.

Dikatakan,empat orang yang dimeja hijaukan itu dijerat aturan UU No.22 Tahun 2009 tentang Laluintas dan Angkutan Jalan. Tepatnya Pasal 310 ayat 4 dengan mengakibatkan korban meninggal dunia.

Kasat tak memungkiri, diantara yang diperakarakan itu adalah anggota keluarga korban.

“Kadang kita merasa iba, atas kelalaian suami contohnya, si isteri jatuh lalu tertabrak truk, namun hukum tetap berlaku,” ujarnya.

Yang terbaru adalah sekitar Desember 2017 lalu, pasangan suami isteri jatuh dan berakhir pada kematian sang istri karena terlindas Bus BST di Kawasan Purwosari, Laweyan, Solo. Terkait peristiwa tragis tersebut, ia meminta para pengguna jalan untuk lebih berhati-hati.

Selain itu, pihaknya juga akan terus melakukan sosialisasi ketertiban berlalu lintas hingga ke wilayah kelurahan.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge