0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Haul Habib, Dua Titik Ini Diprediksi Mengalami Kepadatan Kendaraan

Kasatlantas Polresta Solo, Kompol Imam Syafi’i (foto: Khalik)

Solo – Satlantas Polresta Solo mengantisipasi penumpukan pendaraan di Kawasan Jalan Yos Sudarso atau sepanjang sisi selatan perempatan Nonongan. Pasalnya, kawasan itu menjadi lokasi bisnis dan kerap digunakan untuk bongkar muat barang dagangan.

“Dengan diadakannya rekayasa lalu lintas, kami memprediksi kawasan Nonongan (Jalan Yos Yudarso-red) akan mengalami kepadatan kendaraan,” terang Kasatlantas Polresta Solo, Kompol Imam Syafi’i, Minggu (7/12) siang.

Seperti diketahui, petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Solo melakukan penutupan Jalan Kapten Mulyadi, Minggu (7/1) siang ini. Penutupan jalan akan dilakukan selama tiga hari penuh lantaran digunakan untuk kegiatan Haul Habib Ali Bin Muhammad Al Habsyi.

Selain di kawasan Jalan Yos Sudarso, kata Kasat, titik lain yang diprediksi terjadi kepadatan kendaraan adalah pertigaan Jalan Mayor Kusmanto yang berbatasan dengan Jalan Kapten Mulyadi. Pasalnya, arus kendaraan dari sisi utara yang bakal melewati Jalan Kapten Mulyadi akan dilewatkan ke Jalan Mayor Kusmanto (Depan Telkom Solo-red), lalu menuju ke Jalan Jendral Sudirman ke selatan, Bundaran Gladag dan contra flow menuju barat Jalan Slamet Riyadi lalu berbelok ke selatan di perempatan Nonongan masuk ke Jalan Yos Sudarso.

“Di pertigaan Jalan Mayor Kusmanto sisi timur itu, juga diprediksi ada kepadatan. Selain jarak lampu merah sangat dekat, kendaraan yang melintas menuju kearah Wonogiri didominasi kendaraan besar,” jelas Kasat.

Meski begitu, pihaknya akan melakukan antisipasi mulai dari melibatkan unsur terkait, melakukan pemantauan hingga menerjunkan personel jika diperlukan untuk mengurai kemacetan.

Sementara itu, Kasi Manajemen dan Rekayasa Lalulintas, Dishub Kota Solo, Ari Wibowo mengatakan, pihaknya telah melayangkan surat edaran (SE) kepada warga masyarakat terkait penutupan Jalan Kapten Mulyadi. Dengan adanya SE tersebut, warga bisa mengantisipasinya atau memilih jalur lain yang tidak padat kendaraan untuk menghindari terjadinya kemacetan.

“Kegiatan ini merupakan even tahunan. Kami harap, masyarakat memahami dan memilih jalur alternative agar tidak mengganggu aktifitas,” terangnya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge