0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Menunda Pengumuman Jadi Tradisi PDIP

Walikota Solo, FX Hadi Rudyatmo (dok.timlo.net/achmad khalik)

Solo – Lima hari menjelang batas waktu pendafataran pasangan calon, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) belum juga mengumumkan nama pasangan calon yang diusung pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jawa Tengah 2018. Menunda pengumuman pasangan calon hingga injury time agaknya menjadi strategi jitu bagi partai bergambar banteng itu.

“Saat ini kan semua masih saling intai. Ini bagian dari strategi politik,” kata Ketua Dewan Pimpinan Cabang PDIP Solo, FX Hadi Rudyatmo saat ditemui di Balaikota Solo, Sabtu (6/1).

Dalam beberapa kontestasi politik terakhir, terutama yang berskala besar, PDIP memang cenderung menunda pengumuman pasangan yang akan diusungnya. Terutama dalam kontestasi politik berskala besar.

Pada Pemilihan Gubernur Jakarta 2012 silam misalnya, Pasangan Jokowi-Ahok PDIP baru mendeklarasikan dukungan secara resmi pada hari terakhir pendaftaran. Hal serupa kembali terulang pada Pilgub Jateng 2013 dengan pasangan Ganjar-Heru yang diumumkan dua hari menjelang tenggat akhir.

Pada Pemilihan Presiden 2014 lalu lagi-lagi PDIP mengumumkan calon wakil untuk Joko Widodo di akhir waktu. Bedanya, saat itu PDIP sudah mengumumkan nama Joko Widodo sebagai jagonya jauh-jauh hari sebelum masa pendaftaran.

“Dari dulu kita selalu seperti itu. Mendekati batas akhir pendaftaran baru diumumkan,” kata dia.

Hal itu, menurutnya memberi PDIP posisi unggul karena pada masa-masa tersebut konstelasi politik sudah relatif stabil. Koalisi partai-partai sudah cenderung tertata sehingga PDIP bisa menentukan langkah dengan mantap.

“Tunggu besok Minggu (7/1) saja. Siapa pun yang dapat (rekomendasi dari Dewan Pimpinan Pusat PDIP) akan kita amankan dan menangkan,” kata dia.

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge