0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Full Day School, Kegiatan Keagamaan Siswa Bisa Terpantau

ilustrasi aktivitas siswa di sekolah (foto: Tyo Eka)

Solo – Kepala Sekolah SMP Muhammadiyah 1 Simpon Surakarta, Ahmad Sukidi mengemukakan, full day school sejak dicanangkan dan dilaksanakan sejak dua tahun lalu, hingga saat ini tidak ada permasalahan yang berarti. Justru penerapan full day school di sekolahnya memberi penguatan di berbagai bidang, terutama bidang keagamaan.

“Misalnya dalam hal keagamaan, siswa bisa salat berjamaah, bahkan salatnya lebih terpantau dan terkondisikan. Termasuk dalam hal belajar membaca dan penguasaan kitab suci Al-Quran lebih intens,” ungkap Sukidi kepada Timlo.net, di sekolah setempat, Sabtu (6/1).

Kelebihan dari penguatan dalam hal keagamaan, kata Sukidi, bukannya mengurangi porsi pengajaran dan pelajaran agama. Justru adanya full day, bidang agama tidak hanya terkondisikan seperti ibadah salat berjamaah tetapi juga bisa lebih leluasa dilakukan penambahan porsi materi agama, seperti bahasa Arab dan hafalan Al Quran serta amaliyahnya, dan sebagainya.

“Orang tua siswa memaklumi. Apalagi saat pendaftaran kamipun melakukan komunikasi secara terbuka terkait full day school,” jelasnya.

Sementara itu, menurut Sukidi, di sekolahnya ditawarkan kepada para pendaftar, yakni kelas program khusus dan kelas unggulan.

“Kelas program khusus pada pendaftaran peserta didik baru tahun 2018/2019 akan menerima dua kelas, dan kelas biasa tujuh kelas. Saat ini juga sudah kami buka pendaftarannya,” jelasnya.

Kelebihan kelas program khusus, menurut Sukidi, mengutamakan pada hafalan Tahifidz, Bahasa Inggis, Bahasa Arab, Sains dan Teknologi (Pembelajaran berbasis IT). Dipacu untuk lulus dengan nilai UN tinggi, dan mampu berprestasi sebagai juara dalam pengembangan bakat dan minat, mampu dan terampil dalam pemanfaatan TIK.

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge