0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Apa yang Terjadi Pada Tubuh Jika Kita Hanya Makan Daging?

Steak. (recipetineats.com)

Timlo.net—Semakin banyak orang yang mengurangi konsumsi daging demi kesehatan. Ada juga yang berhenti makan daging sama sekali dan menjadi vegan atau vegetarian. Tapi bagaimana jika orang hanya makan daging? Apa yang akan terjadi pada tubuh mereka?

Pertama, hanya mengkonsumsi daging berarti tubuh kekurangan serat. Hal ini akan menyebabkan tubuh merasa tidak nyaman dan sembelit. Tapi dua hal ini hanyalah beberapa efek samping ringan, tulis Reader’s Digest.

Hanya makan daging tubuh juga kekurangan karbohidrat. Tubuh kehilangan bahan yang bisa diolah jadi energi dengan cara paling mudah. Oleh karena itu, tubuh manusia mulai mengolah lemak dan protein yang vital bagi tubuh. Di sinilah, efek samping yang berbahaya mulai muncul.

Selain itu ada kemungkinan keracunan protein. Gejalanya adalah mual, diare dan potensi kematian. Keracunan protein muncul karena urea menumpuk dalam tubuh. Urea dihasilkan dari pengolahan protein menjadi glukosa untuk dijadikan energi yang dilakukan oleh hati.

Daging kelinci bahkan lebih berbahaya lagi jika Anda hanya mengkonsumsi daging binatang itu saja. Daging binatang itu memiliki lemak yang sangat rendah sehingga tubuh memutuskan membakar cadangan lemak dan protein. Bahkan ada dokumentasi jika Anda bisa terus makan daging kelinci tapi tetap mati kelaparan.

Penyebab kematian lainnya adalah kekurangan vitamin C. Manusia adalah salah satu makhluk di dunia yang tidak bisa menghasilkan vitamin ini sendiri.  Kekurangan vitamin C menyebabkan tubuh mengalami scurvy. Gejalanya termasuk mudah lebam, mudah berdarah bahkan perubahan kepribadian. Pada akhirnya scurvy menyebabkan kematian.  Untuk mengatasi hal ini bisa dilakukan dengan makan daging mentah. Karena memasak daging bisa merusak vitamin C di dalamnya. Tapi makan daging mentah bisa membuat tubuh terinfeksi bakteri berbahaya.

Tapi bagaimana suku Inuit di Kanada bisa hidup sekalipun hanya makan daging saja? Ternyata mereka makan organ binatang seperti hati, yang mengandung vitamin D dan A, serta minyak ikan untuk asam lemak omega 3. Mereka juga berevolusi sehingga bisa mengubah protein menjadi glukosa karena memiliki hati yang lebih besar. Saluran kencing mereka juga lebih besar sehingga bisa menyingkirkan urea lebih banyak. Selain itu mereka juga makan daging mentah dalam jumlah besar.

Editor : Ranu Ario

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge