0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pansus III DPRD Bakal Rampungkan Perda Miras Secepatnya

Pemusnahan minuman keras dan makanan kadaluwarsa (dok.timlo.net/agung widodo)

Sragen – Peraturan Daerah (Perda) tentang Minuman Keras (Miras) di Kabupaten Sragen hingga kini belum terwujud. Padahal pembahasan terkait Perda tersebut sudah lama dibicarakan dari tahun ke tahun. Demikian juga desakan dari masyarakat yang diwakili Majelis Ulama Indonesia (MUI) juga sering disampaiokan ke pemerintah dan DPRD.

”Kami mendesak segera dilakukan public hearing, ini berani apa tidak DPRD segera menyelesaikan Raperda Miras, padahal ini sudah sangat lama, sejak Ketua DPRD Agus Wardoyo, sampai ganti empat Ketua DPRD,” kata Sekretaris MUI Sragen, Muhammad Fadlan, Jumat (5/1).

Menurutnya, sejak 12 tahun lalu Perda Miras selalu menjadi pro kontra dan tidak pernah terealisasi. Setidaknya sudah sembilan Kapolres di Sragen berganti, namun belum juga ada titik terang sampai saat ini.

Pihaknya menegaskan, MUI merekomendasikan untuk pelarangan peredaran Miras di Sragen. Kalau melihat antara manfaat dan mudharat miras tersebut, jelas tidak ada manfaatnya. Sebaliknya, miras justeru merupakan awal kerusakan generasi muda.

Sementara Ketua Pansus III DPRD Sragen, Fathurahman menyampaikan, saat ini draf sementara Perda Miras sudah disusun. Pihaknya menyampaikan Raperda Pengendalian dan Pengawasan Peredaran Minuman Beralkohol masih mungkin bisa berubah.

”Kami rencanakan setidaknya awal Februari sudah ada public hearing, saya akan undang Bupati, Kapolres dan Kodim dalam public hearing nanti,” kata Fathur.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge