0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Kasus Penipuan Menonjol di Kawasan Pasar Kliwon, Ini Penyebabnya

Ilustrasi penipuan (dok.merdeka.com)

Solo – Tingginya kasus penipuan di wilayah Pasar Kliwon disebabkan lantaran menjadi kawasan pusat bisnis. Sejumlah titik lokasi bisnis, seperti Pasar Klewer, Beteng Trade Center (BTC) dan Pusat Grosir Solo (PGS) berada di kawasan tersebut.

“Kebanyakan korban penipuan adalah para pedagang di pasar sandang tersebut,” terang Kanitreskrim Polsek Pasar Kliwon, Iptu Tarto mewakili Kapolsek Pasar Kliwon, AKP Aditia Mulya Ramdhani kepada Timlo.net, Jumat (5/1) siang.

Tercatat, ada sebanyak 30 laporan penipuan yang masuk ke Mapolsek Pasar Kliwon. Laporan yang masuk tersebut sebagian besar dari para penjual yang pembayaran barang dagangannya tidak dilunasi oleh pembeli.

Kanitreskrim menjelaskan, kebanyakan para pedagang di pasar sandang tersebut terlalu percaya dengan pembeli yang mengambil barang dagangan mereka. Kepercayaan antara pembeli dan penjual, sudah terbangun selama bertahun-tahun. Sehingga, ketika pembeli mengambil barang dagangan mereka, biasanya hanya membayar sebagian atau kurang dari 50 persen.

“Prinsipnya dengan uang muka 50 persen, lalu mengambil barang. Setelah itu, terjadi kemacetan pembayaran. Nah, saat itulah penjual yang merasa dirugikan akhirnya lapor pada kami,” jelasnya.

Ada juga, kasus penipuan yang menjaminkan bilyet giro (BG) kosong kepada para penjual dari pihak pembeli. Saat hendak dicairkan, BG yang dibawa oleh penjual ternyata kosong. Hingga melaporkan tindakan yang dilakukan pembeli itu sebagai penipuan.

“Sebenarnya ada banyak sekali kasusnya. Jika masih bisa dimediasi dengan jaminan barang seperti mobil atau barang berharga lain untuk membayar, maka kita akan fasilitasi. Jika tidak, ya apa boleh buat,” kata Kanitreskrim.

Tak hanya itu, lanjutnya, penipuan dengan jual beli secara online juga marak terjadi. Meski begitu, nilai kerugian tidak begitu besar mencapai ratusan ribu.

“Maka dari itu, kami menghimbau baik kepada penjual maupun pembeli untuk lebih berhati-hati dalam melakukan transaksi. Jangan sampai, pengen cari untung malah jadi buntung,” himbaunya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge