0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kasus Penipuan Mendominasi di Wilayah Hukum Polsek Pasar Kliwon

Ilustrasi penipuan (dok.merdeka.com)

Solo – Sepanjang 2017, kasus penipuan paling menonjol di kawasan hukum Polsek Pasar Kliwon. Tercatat, korban yang melapor ke Mapolsek Pasar Kliwon mencapai 30 orang.

“Kasus paling menonjol di Kawasan Pasar Kliwon adalah penipuan,” terang Kanitreskrim Polsek Pasar Kliwon, Iptu Tarto mewakili Kapolsek Pasar Kliwon, AKP Aditia Mulya Ramdhani kepada Timlo.net, Jumat (5/1) siang.

Selain kasus penipuan, kata Kanitreskrim, posisi kedua ditempati oleh kasus pencurian yang mencapai 24 kasus. Sedangkan, untuk kasus pencurian dengan pemberatan mencapai 10 kasus.

“Untuk kasus penipuan, dari keseluruhan kasus tersebut berhasil kami tangani 10 laporan. Sedangkan, kasus pencurian biasa berhasil diungkap sebanyak sembilan laporan dan untuk pencurian disertai pemberatan (curat-red) berhasil diselesaikan satu kasus,” jelas Kanitreskrim.

Jika dibandingkan dengan laporan di tahun 2016, Kanitreskrim mengungkapkan, terjadi tren penurunan secara keseluruhan. Ditahun 2016, tercatat kasus penipuan mencapai 41 laporan, kasus pencurian biasa mencapai 32 laporan dan curat mencapai 41 laporan.

“Jika dibandingkan tahun lalu, terjadi penudurnan hampir 24 persen. Ini tak lepas dari upaya yang dilakukan Polsek Pasar Kliwon yang menghimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati agar tak menjadi korban kejahatan,” kata Kanitreskrim.

Terkait masih tingginya kasus penipuan di wilayah Polsek Pasar Kliwon tersebut, Kanitreskrim menghimbau kepada masyarakat untuk tidak mudah percaya dengan iming-iming pembayaran ataupun barang murah yang ditawarkan baik itu melalui online ataupun secara tatap muka.

“Kami menghimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati supaya tidak menjadi korban kejahatan. Jangan menciptakan kesempatan jika tak mau kehilangan,” himbaunya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge