0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

BPJS Kesehatan Lakukan Inovasi Layanan Pendaftaran JKN-KIS

Petugas BPJS Kesehatan saat melayani pendaftaran peserta menggunakan card reader e-KTP (dok.timlo.net/ist)

Solo — Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan bersama dengan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil mengembangkan inovasi baru guna mempermudah masyarakat dalam mendaftarkan program JKN-KIS. Inovasi yang dikembangkan itu adalah dengan memanfaatkan KTP elektronik (e-KTP) pada card reader.

Sebenarnya sejak April 2013, BPJS Kesehatan telah bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil dalam hal akses databasekependudukan untuk proses validasi data calon peserta JKN-KIS. Namun demikian tidak berhenti sampai disitu, inovasi coba terus kita kembangkan, dengan harapan dapat membawa JKN-KIS selangkah lebih dekat menuju cakupan kesehatan semesta yang ditargetkan terealisasi pada awal 2019 mendatang,” ujar Direktur Utama BPJS Kesehatan Fachmi Idris dalam keterangan pers yang dikirim kepada Timlo.net, Jumat (5/1).
 
Pemanfaatan data kependudukan tersebut sangat penting untuk memudahkan proses registrasi peserta JKN-KIS. Bukan hanya itu, NIK dijadikan sebagai keyword data kepesertaan tunggal untuk mencegah terjadinya duplikasi data dalam proses pendaftaran peserta JKN-KIS. Dengan demikian, akurasi data peserta JKN-KIS pun lebih terjamin.
 
Adapun Card reader e-KTP yang sudah efektif berjalan sejak 21 Desember 2017 lalu, menurutnya dapat digunakan untuk mempermudah dan mempercepat proses pendaftaran peserta baru dan proses mutasi data peserta. Dalam hal pendaftaran, calon peserta JKN-KIS cukup meletakkan e-KTP ke mesin card reader dan menekankan jari telunjuk ke pemindai, setelah itu data e-KTP di card reader akan langsung terkoneksi dengan aplikasi kepesertaan BPJS Kesehatan. Selanjutnya, petugas BPJS Kesehatan akan meminta konfirmasi data anggota keluarga dan memberitahukan Virtual Account calon peserta JKN-KIS tersebut.
 
“Sedangkan dalam hal mutasi atau perubahan data, peserta JKN-KIS dapat melengkapi Formulir Daftar Isian Peserta (DIP), kemudian meletakkan e-KTP di mesin card reader dan menekankan jari telunjuk ke mesin pemindai. Data e-KTP pun akan langsung terkoneksi dengan aplikasi kepesertaan, sehingga petugas BPJS Kesehatan dapat melakukan proses mutasi data lebih singkat,” jelasnya
 
Pada tahun ini, pihaknya berupaya setiap Kantor Cabang BPJS Kesehatan mempunyai setidaknya satu cardreader e-KTP. Harapannya, melalui optimalisasi pendataan NIK tersebut memberikan dampak positif terhadap peningkatan akurasi data peserta JKN-KIS.

 

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge