0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Jaladara Tak Penuhi Target Jalan pada 2017

Sepur kluthuk Jaladara melintas di Jl Slamet Riyadi Solo (Dok.Timlo.net/ Achmad Khalik)

Solo — Keberadaan Sepur Kluthuk Jaladara telah menjadi salah satu ikon wisata Kota Bengawan. Meski begitu, sepanjang tahun 2017, operasional Sepur Klutuk yang didatangkan dari Ambarawa itu gagal memenuhi target perjalanan. Dari jumlah yang ditargetkan beroperasi 80 kali perjalanan, Jaladara hanya mampu beroperasi sebanyak 48 kali dalam kurun waktu satu tahun.

“Sempat beberapa minggu Jaladara mengalami perbaikan dan perawatan, sehingga tidak beroperasi. Hal ini kemunginan menjadi salah satu penyebab Jaladara tahun ini tidak bisa memenuhi target,” ungkap staff bidang angkutan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Solo, Sandi Mulyanto, Kamis (4/1).

Dikatakan kondisi kereta api buatan Jerman tersebut memang telah tua. Selain itu kereta berbahan bakar kayu tersebut juga hanya berjalan berdasarkan pesanan.

Untuk mengimbangi tak beroperasinya kereta yang diresmikan tahun 2009 itu, Dishub telah mendatangkan satu lagi kereta uap lagi dari Museum Kereta Api, Ambarawa. Namun kereta api bari tersebut masih dalam tahap restorasi.

“Tapi kami masih belum mengetahui kapan akan beroperasi, karena masih belum selesai proses restorasinya,” kata dia.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge