0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Indonesia Andalkan Lima Cabor di APG 2018

Solo — Pemusatan latihan nasional (Pelatnas) National Paralympic Committee (NPC) Indonesia akan serentak dimulai pada Senin (15/1) mendatang. Kontingen atlet-atlet difabel andalan Indonesia bersiap menghadapi Asian Para Games di rumah sendiri pada Oktober mendatang.

“Andalan kami tetap pada bulutangkis, catur, renang, tenis meja, dan angkat berat. Cabor lainnya tetap kita upayakan agar bisa meraih medali, mengingat Indonesia ditargetkan bisa meraih lima besar,” terang Presiden NPC Indonesia, Senny Marbun, Kamis (4/1).

Sebanyak 300 atlet yang merupakan hasil seleksi sebelumnya, akan mulai digembleng selama sepuluh bulan ke depan. Baik melalui even pekan paralympic nasional (Peparnas), pekan paralympic pelajar nasional (Peparpenas) hingga seleksi terbuka di Solo akhir tahun lalu.

Pada gelaran APG 2018 nanti, sebanyak 18 cabor dipertandingkan. Mulai dari panahan, atletik, bulutangkis, boccia, catur, goalball, judo, lawn ball, angkat berat, menembak, renang, tenis meja, anggar kursi rodas, yudo tuna netra, paraycling, voli duduk, tenis kursi roda, dan basket kursi roda.

“Selama pelatnas nanti, masih kami terapkan sistem promosi-degradasi atlet. Artinya meskipun nanti ada atlet bagus yang belum ikut pelatnas akan kita promosikan,” imbuhnya.

Senny juga kembali menegaskan seluruh atlet NPC bakal bekerja keras demi target yang dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo. Yakni Indonesia wajib masuk lima besar di klasemen perolehan medali.

“Realistis sebenarnya sudah bagus di peringkat tujuh besar. Di Incheon empat tahun lalu, kami tembus peringkat sembilan,” tandas Senny.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge