0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Kenaikan PPN di Arab Saudi akan Kerek Biaya Umroh

Ketua Perpuhi Her Suprabu (kanan) bersama Area Manager Lion Air Solo,Yogya dan Semarang Widi Wijayanti (dok.timlo.net/setyo pujis)

Solo — Kebijakan Pemerintah Arab Saudi yang menaikan pajak pertambahan nilai (PPN) sebesar 5 persen pada awal tahun ini dipastikan akan turut berdampak kepada biaya umroh di dalam negeri. Pasalnya, akibat dari kebijakan itu hampir semua komoditas ekonomi di Arab Saudi akan ikut terkerek naik.

“Tentu pasti berdampak. Karena dengan adanya kebijakan itu semua komoditas disana harganya ikut naik.  Baik hotel, transportasi dan lainnya,” ujar Direktur Dewangga Lil Hajj Wal Umrah dan sekaligus Ketua Perpuhi Solo, Her Suprabu kepada wartawan, Kamis (4/1).

Dengan adanya kebijakan kenaikan PPN yang diterapkan pemerintah Arab Saudi tersebut, menurutnya harga paket umroh dalam negeri diperkirakan naik 100-200 riyal per pax. Besaran kenaikan biaya itu juga tergantung dari paket yang ditawarkan.

“Biaya umroh sekarang sekitar Rp 20 juta – Rp 22 juta. Dengan adanya kenaikan PPN itu,  kita perkirakan naik kisaran Rp 2,4 juta hingga Rp 3,6 juta per pax. Atau tergantung paket yang ditawarkan,” jelasnya

Kendati demikian, untuk kenaikan biaya paket perjalanan umroh itu, lanjut dia biro perjalanannya baru akan menerapkan untuk periode selanjutnya. Dan untuk pemberangkatan periode sekarang dipastikan tetap sama.

“Ya kalau untuk pemberangkatan periode sekarang kan harga sudah ada kesepakatan dalam akad sebelumnya. Jadi tidak mungkin mereka kita mintai tambahan. Sehingga terkait adanya kebijakan tersebut kita anggap sebagai resiko perusahaan,” jelasnya.

Tidak hanya kenaikan PPN, Her mengatakan, Pemerintah Arab Saudi baru-baru ini juga menerapkan pajak progresif bagi para jamaah yang melakukan umroh kurang dari dua tahun. Besaran pajak yang diterapkan juga terbilang cukup besar, yaitu sekitar Rp 7,5 juta per orang.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge