0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Rektor Ajak Berinovasi di Era Disrupsi

Rektor UNS Ravik Karsidi memberi sambutan (timlo.net/eko prasetyo)

Solo – Rektor Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta Prof Dr Ravik Karsidi MS mengajak segenap dosen dan tenaga kependidikan untuk berubah dan berinovasi seiring era disrupsi atau perkembangan yang terjadi secara cepat.

“Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi membuat perguruan tinggi di Indonesia terancam menghadapi kematian,” tandas Ravik saat berbicara pada acara Silaturahmi Menyambut Tahun Baru 2018 di Auditorium UNS, Rabu (3/1).

Ravik menandaskan, kita harus terus berinovasi, jangan berdiam diri karena disrupsi terjadi terus menerus dan perubahan cepat sekali datang.

“Untuk pendidikan tinggi, disrupsi ini menjadi ancaman,” tandasnya.

Rektor mengemukakan, berbagai inovasi di bidang kependidikan sudah dilakukan UNS di antaranya menyusun blended learning atau pembelajaran campuran. Sejauh ini sebanyak 1.300 mata kuliah di UNS yang sudah disusun dengan sistem blended learning. Namun ternyata inovasi tersebut masih tertinggal jauh di banding yang dilakukan berbagai Perguruan Tinggi di berbagai belahan dunia.

”Ini PR bagi kita semua untuk terus berinovasi. Karena tanpa inovasi, bisa jadi PT akan mati,” ujarnya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge