0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Kesekian Kalinya, SMP Birrul Walidain Juara Lomba Robot

Satria Putra Pratama dan Dega Rafiyan saat memperoleh juara robotika di Yogjakarta belum lama ini (timlo.net/agung widodo)

Sragen  – Untuk kesekian kalinya Sekolah Menengah Pertama (SMP) Birrul Walidain Muhammadiyah Sragen meraih prestasi dalam ajang bergengsi tingkat nasional. Belum lama ini dua siswanya, Satria Putra Pratama (14) dan Dega Rafiyan (14) berhasil mendapat juara pertama dalam lomba MecBot PMSD Robot Competition 2017 di Kampus Politeknik Mekatronika Sanata Dharma Yogjakarta, pertengahan Desember 2017 lalu.

“Dari tiga tim Birrul yang kita kirim ke Jogja, Alhamdulillah satu tim bisa meraih juara pertama, yaitu tim tri-dex pro yang beranggotakan Satria Putra dan Dega Rafiyan,” kata Guru Pendamping Ekstrakurikuler (Eskul) SMP Birrul Walidain Muhammadiyah Yogjakarta, Haris Nugroho, kepada Timlo.net, Rabu (3/1).

Haris menyampaikan, Satria dan Dega sebenarnya sudah tidak diikutkan lagi dalam berbagai lomba robotika, lantaran mereka sudah kelas IX sehingga harus konsentrasi menghadapi Ujian Akhir Sekolah. Namun karena syarat dari penyelenggara, minimal adalah umur 14 tahun, maka kedua siswa itu akhirnya diikutkan kembali dalam lomba.

Upaya yang dilakukan tidak sia-sia, Putra dan Dega akhirnya meraih juara pertama dalam ajang bergengsi tersebut. Mereka berhak membawa pulang medali emas, sertifikat dan uang pembinaan sebesar Rp 3.500.000.

Sementara Putra Satria mengaku senang bisa memperoleh juara pertama. Bersama Dega dia ikut lomba untuk kriteria Maze Solving Line Follower atau robot pengikut garis. Untuk rute robot sendiri telah ditentukan panitia, sehingga peserta tinggal membuat program di laptop masing-masing.

Bagi Putra perolehan juara ini bukan yang pertama kali, setahun yang lalu dia bersama Afif Nur Fauzi juga pernah meraih juara pertama dalam Lomba Robotika tingkat Internasional yang diselenggarakan di Jakarta Islamic Center pada 8 Maret 2016.

Sementara itu Kepala SMP Birrul Walidain Sragen, Amir mengatakan, meskipun hanya eskul, namun robotika telah menjadi icon di sekolahnya. Eskul ini diakuinya telah mengangkat nama besar SMP Birrul Walidain Sragen, tidak hanya di tingkat nasional, tapi juga internasional.

“Harus kami akui robotika lah yang support besar terhadap eksistensi SMP Birrul. Yang jelas robotika akan terus kita kembangkan dan berinovasi seiring dunia teknologi dan digital. Untuk peminat luar biasa animo para siswa,” terang Amir.

 

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge