0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Dibuka untuk Umum, Bunker Balaikota Bisa Dipakai Prewedding

Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo (dok.timlo.net/ichsan rosyid)

Solo — Bunker peninggalan Belanda di kompleks Balaikota Solo rampung direstorasi beberapa hari yang lalu. Bangunan bawah tanah itu kini bisa diakses masyarakat luas untuk berbagai kepentingan.

“Mulai hari ini sudah boleh (diakses publik),” kata Walikota Solo FX Hadi Rudaytmo saat meninjau bunker di bawah gedung Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil itu, Rabu (3/1).

Sejak awal ditemukan tahun 2012 lalu, Walikota Solo memang berencana memanfaatkan bunker tersebut untuk kepentingan umum. Warga yang ingin berfotoria maupun sekadar melihat-lihat langsung memasukinya tanpa dipungut biaya.

“Mau dipakai prewedding boleh. Yang mau selfie juga silakan. Gratis tanpa dipungut biaya sama sekali,” tuturnya.

Di samping dibuka untuk umum, Rudy –sapaan Walikota Solo, juga mewacanakan penggunaan bunker tersebut untuk kantor pencatatan pernikahan Dispendukcapil. Namun ia masih menimbang-nimbang untuk merealisasikan rencana tersebut.

“Kita lihat dulu memungkinkan apa tidak,” kata Rudy.

Pasalnya, hingga saat ini rembesan air tanah di bunker tersebut belum bisa teratasi sepenuhnya. Meski sudah tidak melimpah seperti saat pertama ditemukan, genangan air masih terus terjadi di sudut-sudut bunker.

Seperti diketahui, bunker tersebut diketahui tahun 2012 silam saat Pemkot hendak membangun gedung Dispendukcapil. Saat itu, Pemkot langsung menggali sebagian bunker dan menyedot air yang menggenang hingga menyentuh langit-langit.

Tahun lalu, Pemkot mulai merestorasi bunker tersebut dengan menggali tanah dan menambal retakan-retakan di tembok dan lantai yang menjadi jalan masuk air.

“Memang belum bisa diatasi sepenuhnya. Kita akali dengan membuat saluran air ke sumur penampungan sementara. Setelah penuh, ada pompa yang otomatis membuang air yang tertampung di sumur,” kata Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Solo, Taufan Basuki, beberapa waktu lalu.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge