0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Warga Sragen Melapor Jadi Korban Hannien Tour, Begini Katanya

Koharudin, warga Sragen yang menjadi korban Hannien Tour (dok.timlo.net/achmad khalik)
Solo — Dengan membawa bukti kwitansi dari Hannien Tour, Koharudin, warga Sragen mengadu ke Satreskrim Polresta Solo terkait tindak penipuan yang dilakukan oleh biro perjalanan umroh tersebut. Parahnya, Koharudin tak seorang diri. Dia menjadi koordinator dari 73 calon jamaah umroh yang turut mendaftarkan diri menjalani ibadah ke Tanah Suci.
“Saya ke sini untuk melapor,” kata Koharudin saat ditemui Timlo.net, usai mengadu ke penyidik Satreskrim Polresta Solo, Rabu (3/12) siang.
Terkait calon jamaah lain yang turut serta mendaftar, Kohar mengaku, jika sebelum kasus itu mencuat, kredibilitas PT Hannien Tour sangat bagus. Akan tetapi, setelah kasus itu puluhan orang yang telah mendaftar terpaksa memupuskan harapan berangkat ke Tanah Suci.
“Pengennya, tetap berangkat bagaimanapun caranya. Tapi, mau bagaimana lagi kalau seperti ini,” katanya di hadapan penyidik.
Terkait kasus tersebut, pihak penyidik Satreskrim Polresta Solo memberikan pengertian kepada Koharudin. Menurutnya, saat ini pihaknya masih berupaya supaya dana yang telah disetor ke PT Hannien Tour dapat kembali.
“Kalau untuk merealisasi keinginan bapak, kemungkinan tidak bisa. Kalaupun dana berhasil dikembalikan, juga belum tentu cukup membayar kerugian seluruh calon jamaah,” jelas penyidik tersebut.
Sementara itu, Kasatreskrim Polresta Solo Kompol Agus Puryadi mengatakan, pihaknya masih mendalami kasus tersebut. Termasuk menelusuri kekayaan yang dimiliki oleh petinggi PT Hannien Tour.
“Saat ini terus kami dalami. Termasuk, kemana uang yang telah disetor oleh para calon jamaah umroh,” katanya.
Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge