0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Hari Amal Bakti ke-72, Ini Pesan Menteri Agama

Upacara HAB ke-72 Kemenag di Wonogiri (dok.timlo.net/tarmuji)
Wonogiri — Ratusan peserta  dari keluarga besar pegawai Kementerian Agama (Kemenag) tingkat kecamatan hingga pelajar ikuti upacara Hari Amal Bakti (HAB) Kemenag ke 72 di Wonogiri. HAB tahun ini, Kemenag sengaja mengusung tema Tebarkan Kedamaian.
“Saat ini tuntutan publik terhadap keluarga Kemenag semakin tinggi, khususnya mengenai peningkatan kualitas pelayanan para pegawai Kemenag,” jelas Bupati Wonogiri Joko Sutopo selaku inspektur upacara membacakan sambutan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Rabu (3/1).
Semua pegawai Kemenag wajib menerapkan prinsip memaka kacamata kuda. Artinya harus bisa mendengarkan aspirasi segala arah, dengan tidak menonjolkan ego.
“Penuhi harapan publik. Latih terus kepekaan agar dapat mendahulukan yang terpenting daripada yang penting,” kata Menag.
Soal anggaran, wajib memperhatikan ranah publik. Fokus perhatian jangan hanya menyerap anggaran setiap tahun. Anggaran harus dioptimalkan untuk kepentingan masyarakat.
“Harus lebih kekinian, jangan jadi mesin tua usang. Tahun ini pelayanan harus berbasis digital. Harus pula diimbangi budaya kerja yang baik,” jelasnya.
Tema Tebarkan Kedamaian merujuk pada fungsi agama, yang salah satunya menebarkan kedamaian kepada umat. Kedamaian membawa pintu maslahat bersama, agar sanubari merasakan kasih sayang Tuhan yang hakiki.
Sementara Kepala Kemenag Wonogiri, Subadi berujar, upacara merupakan puncak peringatan HAB ke-72. Sebelumnya telah digelar beragam kegiatan, mulai olahraga bersama hingga seminar perlindungan hukum bagi guru.
“Besok (Kamis), akan kami gelar gerak jalan diikuti 5000 peserta umat beragama, dimulai pukul 06.30 WIB, start dan finish, di Alun-alun Giri Krida Bakti,” tandasnya.
Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge