0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Asosiasi Software Hiburan Tolak Pendapat WHO Soal Kecanduan Game

Bermain video game. (Indy100.com)

Timlo.net—Sebelumnya World Health Organization (WHO) mengumumkan jika “gaming disorder” atau gangguan gaming adalah sebuah masalah kesehatan mental. Badan kesehatan dunia itu menggambarkan jika gangguan itu adalah bertambahnya waktu yang diberikan orang untuk bermain game sehingga membuat mereka tidak melakukan aktivitas sehari-hari atau hobi mereka yang lain.

Masyarakat pasti pernah membaca pemberitaan tentang orang meninggal atau membuat orang lain meninggal karena terlalu asyik bermain game. Tapi rupanya tidak semua pihak setuju dengan definisi yang dirilis WHO. The Entertainment Software Association (ESA) adalah salah satunya. Baru-baru ini mereka merilis sebuah pernyataan terkait pengumuman WHO, tulis Ubergizmo.

“Seperti halnya penggemar berat olahraga dan konsumen segala jenis hiburan, para gamer memiliki minat yang tinggi dan berdedikasi dengan waktu mereka. Telah menarik minat para gamer selama lebih dari empat dekade, lebih dari 2 miliar orang di seluruh dunia menikmati video game. The World Health Organization tahu jika penelitian yang obyektif dan menggunakan akal sehat membuktikan video game tidak adiktif. Dan menaruh label resmi pada game secara sembrono meremehkan masalah mental sebenarnya seperti depresi dan gangguan kegelisahan sosial, yang layak memperoleh perawatan dan perhatian penuh dari komunitas medis. Kami sangat mendorong WHO untuk membalikkan arah dari tindakan yang mereka rencanakan,” tulis ESA. Tidak diketahui apakah WHO akan mempertimbangkan pernyataan ESA ini. Tapi bagaimanakah pendapat Anda? Setujukah Anda dengan pernyataan ESA terkait pernyataan itu?

Editor : Ranu Ario

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge