0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Awal Tahun 2018, Gunung Sinabung Erupsi Terus Menerus

Erupsi Gunung Sinabung (merdeka.com)

Timlo.net — Gunung api Sinabung di Kabupaten Karo, Sumut, terus-menerus meletus. Dalam dua hari pertama 2018, gunung ini sudah tujuh kali erupsi.

“Dari catatan kita di awal 2018 ini kurang lebih tujuh kali terjadi erupsi. Pada 1 Januari kemarin erupsi tertinggi itu sekitar 2,8 Km,” kata Kepala Pos Pemantau Gunung Api Sinabung Armen Putra, Selasa (2/1).

Hingga sore, tercatat tiga kali terjadi erupsi. Erupsi pertama pada pukul 06.27 WIB dengan tinggi kolom abu mencapai 2.000 meter. Selanjutnya erupsi terjadi pada pukul 08.49 WIB dengan tinggi kolom abu 1.500. Lalu pada pukul 14.34 WIB, erupsi kembali terjadi, kolom abu tidak teramati, namun disertai guguran lava sejauh 2.000 meter ke Selatan.

Letusan pada awal tahun ini memperpanjang catatan erupsi di Gunung Sinabung. Gunung api ini sudah ribuan kali erupsi. Sejak 2013 hingga akhir September 2017, erupsi tercatat 2.314 kali.

Berdasarkan catatan pos pemantau, erupsi tertinggi terjadi pada 2013. Saat itu tinggi kolom abu mencapai 11 kilometer.

Hingga saat ini status Gunung Sinabung masih berada di level IV atau awas. Masyarakat dan pengunjung diingatkan untuk tidak melakukan aktivitas di dalam radius 7 km untuk sektor Selatan-Tenggara, di dalam jarak 6 km untuk sektor Tenggara-Timur, serta di dalam jarak 4 km untuk sektor utara-timur Gunung Sinabung. Masyarakat yang bermukim di sekitar sungai yang berhulu di Gunung Sinabung pun diminta mewaspadai ancaman lahar dingin.

Aktivitas Gunung Sinabung secara langsung telah mengambil korban jiwa sebanyak 28 orang. Para korban terpapar awan panas atau lahar.

Keaktifan Gunung Sinabung sebelumnya tidak tercatat sejak tahun 1600-an. Setelah ratusan tahun, letusan pertama terjadi pada 27 Agustus 2010. Erupsi hanya berlangsung hingga September.

Tiga tahun kemudian, pada September 2013, Gunung Sinabung kembali erupsi dan menunjukkan aktivitas vulkanik yang tinggi hingga saat ini. Sejak 2 Juni 2015, status gunung ini dinaikkan ke level IV atau awas.

[cob]

Sumber : merdeka.com

 

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge