0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Tekan Harga Beras, Bulog Sediakan Operasi Pasar untuk Pedagang

(Ilustrasi) Gudang beras Bulog (dok.timlo.net/red)

Solo – Tingginya harga komoditas beras yang berlaku di pasaran belakangan ini menjadi perhatian serius Badan Urusan Logistik (Bulog) Subdivre III wilayah Solo. Untuk menekan tingginya harga itu, operasi pasar kembali dilakukan hingga akhir Januari mendatang.

“Kita sudah membuat operasi pasar. Hanya saja operasi pasar kali ini bentuknya berbeda dari sebelumnya, karena untuk yang sekarang sasaran kita khusus kepada para pedagang dan distributor,” ujar Kasi Analisis harga dan pasar Bulog Subdivre III wilayah Solo, Doni Kuswardono kepada wartawan, Senin (2/1).

Untuk dapat memanfaatkan operasi pasar itu, menurutnya para pedagang bisa langsung mengajukan kepada Bulog dengan membuat surat permohonan dan rekomendasi dari Dinas Perdagangan. Beras yang dijual kepada pedagang itu, Bulog hanya mematok harga Rp 8.000 per kilogram untuk beras medium.

“Selain surat rekomendasi dan permohonan, syarat lainnya mereka juga harus membuat surat pernyataan. Yang isinya bersedia menjual harga dibawah ketentuan HET, yaitu sebesar Rp 9.450 per kilogram,” jelasnya.

Doni menyampaikan, gelaran operasi pasar yang dikhususkan untuk pedagang tersebut sudah berlangsung sejak 29 Desember 2017 di Pasar Rejosari dan Nusukan. Dan rencananya berakhir hingga akhir Januari mendatang.

Sementara itu terkait dengan pasokan beras, lanjut dia Bulog masih memiliki stok sekitar 16.500 ton. Dengan kapasitas itu masih dapat mencukupi kebutuhan masyarakat hingga 2,5 bulan kedepan.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge