0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Imunisasi Difteri Tak Hanya untuk Bayi, Tapi Juga Dewasa

Sosialisasi Difteri di Klenteng MAKIN (timlo.net/heru gembul)

Solo — Puluhan orang umat Konghucu mendapatkan penerangan soal pemberian imunisasi Difteri di Klenteng MAKIN (Majelis Agama Konghucu Indonesia). Penerangan ini diinisiasi oleh pihak RS Dr Oen, yang dilakukan diberbagai tempat ibadah di Kota Bengawan.

“RS Dr Oen memiliki tanggung jawab sebagai salah satu pelayanan terhadap masyarakat. Kita melakukan sosialisasi akan pentingnya imunisasi bagi warga masyarakat,” papar Humas dan Marketing dr Oen, Suri Anggerningrum, Selasa (2/1).

Diterangkan bahwa imunisasi merupakan upaya pencegahan penyakit yang dilakukan umumnya pada bayi. Meski begitu tak menutup kemungkinan orang dewasa juga mendapatkan imunisasi.

Dengan imunisasi, diharapkan bisa menurunkan angka kejadian penyakit, kecacatan, hilangnya nyawa seseorang yang disebabkan oleh penyakit infeksi, dan mencegah penyakit epidemi pada generasi mendatang. Selain itu, secara tidak langsung, imunisasi juga bisa menekan pengeluaran atau menghemat biaya kesehatan akibat suatu penyakit.

“Kita tahu ya sekarang ini beberapa provinsi dilaporkan terdapat penderita penyakit difteri. Meskipun di Solo memang belum ada temuan, tetapi ini adalah bentuk pencegahan yang kita lakukan dengan mensosialisasi tentang imunisasi. Baik imunisasi penyakit Difteri, maupun imunisasi yang lain,” katanya.

Umat yang mengikuti jalannya penerangan tampak antusias. Dipandu oleh dr Avamira Rosita, jalannya sosialisasi berjalan hangat dan sangat interaktif.

“Tanggapannya cukup baik. Terlihat kan peserta juga senang dan ikut secara aktif bertanya tentang imunisasi ini,” terang dia.

Sementara pengurus Klenteng MAKIN, Adjie Chandra mengatakan dirinya sangat terbuka dengan penyuluhan kesehatan yang dilaksanakan di MAKIN. Selain untuk memberikan pengetahuan bagi umat, hal ini diharapkan bisa mencegah penyebaran penyakit di masyarakat.

“Hal ini tentu sangat baik, karena selain memberi pengetahuan kepada umat, juga bisa mencegah perkembangan penyakit di masyarakat,” katanya.

Sebelumnya, sosialisasi ini dilaksanakan di beberapa tempat ibadah seperti Pura Indraprasta Mutihan, Gereja GBI El Shaday Widuran, dan Masjid Baiturahman. Kedepan, kegiatan yang sama akan dilaksanakan di Gereja Purbayan dan Vihara.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge