0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Festival Bendera Terinspirasi Dari Ini

Pameran seni dalam Festival Bendera Karangpandan. (timlo.net/raymond)

Karanganyar — Kisah perjuangan Raden Mas Said atau Pangeran Samber Nyawa dalam mengusir penjajah Belanda menginspirasi Festival Bendera yang digelar di Desa Gerdu, Karangpandan. Sosok heroik itu kuat berkat dukungan rakyat jelata, salah satunya dari warga Desa Gerdu pada masa itu.

“Puntuk Gendero atau bisa diartikan juga sebagai Bukit Bendera di Desa Gerdu, Karangpandan, dimana di tempat tersebut Pangeran Sambernyowo atau RM Said menancapkan bendera kebesarannya sebagai sebuah simbol perjuangannya pada saat itu,” kata pemerhati sejarah, Heri Priyatmoko kepada wartawan, Sabtu (30/12).

Festival ini memamerkan ikon budaya  unik dan menarik, pada landscape alam terbuka sebuah terasering persawahan Desa Gerdu yang menakjubkan di lereng gunung Lawu. Kegiatan selama dua hari, Sabtu-Minggu (30-31/12/2017) diisi workshop kreasi bendera, Workshop Kreasi Janur untuk pemberdayaan potensi desa setempat, workshop batik colet dan jumputan, Workshop Fotografi dan Workshop berbasis Lingkungan yaitu Workshop Banyu Udan (mengolah air).

Selain itu, festival diisi juga dengan kegiatan Art Camp atau Kemah Budaya, dimana individu dan kelompok seni dan kreatifitas lainnya berkemah dan berkarya bersama menyatu dengan alam di puncak bukit Puntuk Gendero. Festival semakin menarik dengan tampilnya berbagai bentuk seni pertunjukan seperti musik, tari, fashion show dan performance art lainnya, baik yang berasal dari luar daerah dan dari potensi seni tradisi desa sekitar.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge