0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Lima Hari Hanyut di Bengawan Solo, Jasad Parno Ditemukan Pemancing

Jenazah Parno yang hanyut di Bengawan Solo dievakuasi (dok.timlo.net/agung widodo)
Sragen — Parno (45), petani, warga Dukuh Bolorejo RT 10, Desa Banaran, Kecamtan Sambungmacan, Sragen yang hanyut di Bengawan Solo sejak Rabu (27/12) lalu akhirnya ditemukan. Korban ditemukan empat hari kemudian oleh Sriyanto (45), warga Desa Kandangsapi, Kecamatan Jenar yang sedang memancing.
“Korban ditemukan di aliran Sungai Bengawan Solo tepatnya di Dukuh. Bolo RT 06, Desa Banaran hari Senin sekitar Jam 10.30 WIB dalam  posisi tengkurep dan terapung,” kata Kasubag Humas Polres Sragen AKP Saptiwi, Selasa (2/1).
Dari penemuan itu kemudian dilaporkan ke Polsek Sambungmacan. Selanjutnya upaya yang dilakukan mengevakuasi jasad korban oleh tim dari  BPBD Ngawi, BPBD Sragen, Basarnas Trenggalek, SAR MTA Ngawi, PMI Sragen dan TNI serta para warga setempat.
Kepala Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sragen Dwi Sigit Kartanto menyatakan, evakuasi dilakukan Basarnas dengan menggunakan perahu karet dan berhasil mengangkat tubuh korban sekitar pukul 11.50 WIB.
Selanjutnya jasad korban dibawa ke RSU Sragen untuk dilakukan pembersihan. Dari pemeriksaan Tim Identifikasi Polres Sragen tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan dan kekerasan.
“Kemudian korban diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan,” ujar AKP Saptiwi.
Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge