0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Di Jurug bakal Dibangun Replika Baita Gung Rajamala

Jembatan Jurug di atas Bengawan Solo (dok.timlo.net/gg)

Solo — Pemerintah Kota Solo berencana membuat ikon wisata di kawasan timur Kota Bengawan. Adapun Replika Baita Gung Rajamala akan menjadi ikon wisata baru tersebut, yang akan ditempatkan di kawasan Jurug.

“Tahun 2018, Pemkot Solo tidak menganggarkan pembangunan replika ini. Kami optimis di tahun 2019 segera dibuat,” ungkap Kepala Bidang Destinasi dan Industri Pariwisata Dinas Pariwisata (Disparta) Kota Solo, Is Purwaningsih, Selasa (2/1).

Is mengatakan, pembuatan replika Baita Gung Rajamala diharapkan mampu mengangkat potensi wisata wilayah Solo timur, selain adanya Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ). Utamanya adalah kawasan yang berada di sepanjang aliran Sungai Bengawan Solo.

Untuk ukuran replika kapal tersebut, jelasnya, akan dibangun sepanjang kurang lebih 90 meter dan lebar sekitar 60 meter. Meski begitu Is menyatakan untuk ukuran masih akan dibahas dengan pihak-pihak terkait.

Menurutnya, pembangunan ini dilakukan guna mendongkrak kedatangan wisatawan ke Kota Bengawan. Destinasi baru ini diharapkan bisa mendampingi delapan destinasi wisata populer Solo. Di antaranya, Taman Balekambang, Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ), Museum Batik Wuryoningratan Keraton Solo, Pura Mangkunegaran, Museum Radya Pustaka, Wayang Orang Sriwedari dan THR Sriwedari.

“Selama tahun 2017, jumlah wisatawan yang berkunjung ke Kota Solo mencapai angka 2.491.101. Yang dibagi 2.480.379 wisatawan domestik dan 10.722 wisatawan mancanegara dengan jumlah delapan objek wisata,” bebernya.

Adapun Baita Gung Rajamala adalah nama dari sebuah kapal yang merupakan titihan Raja Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, Sampean Dalem Ingkang Sinuhun Kanjeng Susuhunan (SISKS) Pakubuwono ke IV.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge