0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Mercon Meletus Saat Dipegang, Ujung Jari Putus

Korban mendapat perawatan intensif di rumah sakit (merdeka.com)

Timlo.net – Seorang warga Desa Busungbiu, Buleleng, Bali, bernama Putu Dadi (45), harus mendapat perawatan intensif dari rumah sakit karena terkena letusan petasan saat pergantian malam tahun baru 2018. Petasan yang dia pegang meledak, sehingga melukai tangannya.

Dadi menyalakan kembang api isi 8 kali letusan yang dibelinya seharga Rp 50 ribu untuk dua pasang. Saat pergantian tahun, Dadi mulai menyalakan petasan dan memegang dengan tangan kanan. Saat itu waktu menunjukkan pukul 00.05 WITA.

Letusan pertama sampai ketujuh lancar, semua meluncur ke atas dan meletus. Namun, tiba-tiba letusan ke kedelapan justru meletus di tangan Dadi.

Ditemui di ruang Kamboja RSUD Buleleng, istri Dadi, Kadek Saini (40) mengatakan, usai letusan yang mengenai tangan suaminya, ia melihat darah sudah mengucur. Dadi berteriak menahan sakit.

“Saya teriak minta tolong. Suami saya tangannya keluar darah. Dia sudah teriak kesakitan. Saya lihat, ujung jari tengah tangan kanan suami saya putus. Dan ujung jari telunjuk kukunya hilang, juga telapak tangannya mengalami luka bakar yang parah. Secepatnya suami saya dibawa ke Puskesmas Busungbiu diantar ipar pakai motor,” ucap Saini, Senin (1/1).

Lantaran lukanya cukup parah, Puskesmas Busungbiu merujuk pria yang juga seorang pedagang kelapa ini ke RSUD Buleleng. Sekitar pukul 02.30 WITA, korban tiba di IGD RSUD Buleleng dan langsung mendapat perawatan intensif.

[cob]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge