0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

11 Pegawai Pabrik Curi Barang di Gudang, Kerugian Capai Miliaran Rupiah

Barang bukti yang disita (merdeka.com)

Timlo.net – Sebanyak 11 pegawai pabrik perakitan handphone PT Vivo Mobile Indonesia di kawasan pergudangan Cikumas 2, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, diketahui bersekongkol melakukan aksi pencurian di tempat mereka bekerja. Dari 11 karyawan pabrik 7 di antaranya berhasil diamankan. Sementara 4 pelaku lainnya masih dalam pengejaran Polisi.

Kapolsek Cikupa, Kompol Idrus Madaris mengatakan, aksi pencurian dengan pemberatan itu terendus pihak perusahaan berdasarkan hasil audit dan kemudian dilaporkan pada November 2017.

“Berdasarkan hasil audit dan keterangan pelaku pencurian itu terjadi sejak Maret hingga Agustus 2017,” kata Idrus, Senin (1/1).

Pihak pabrik Handphone Vivo menaksir kerugian yang dicapai hingga Rp 4 miliar. Dari ke-11 karyawan itu, masing-masing bekerja sebagai sopir, karyawan gudang, dan petugas keamanan.

Dia menambahkan, pencurian dilakukan para karyawan itu adalah barang berupa sparepart handphone yang tersimpan di gudang maupun yang hendak diantarkan.

“Dari hasil kejahatannya, pelaku bisa membeli mobil dan barang mewah lain yang turut kami jadikan barang bukti hasil kejahatan para pelaku,” ucapnya.

Dari barang sparepart yang dicuri dari pabrik rakitan milik PT Vivo Mobile Indonesia itu, nantinya akan dirakit kembali untuk dipasarkan sebagai barang gelap.

“Karena nilai kerugiannya saja sampai Rp 4 miliar,” ucap dia.

Atas perbuatan para pelaku dijerat pasal 363 jo 374 dengan ancaman hukuman penjara maksimal 7 tahun penjara.

“Kami juga masih melakukan pengejaran terhadap 4 pelaku lain, yang berperan sebagai penadah, juga karyawan pabrik,” katanya.

[gil]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge