0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Facebook Akui Layanan Mereka Buruk untuk Kesehatan Mental?

Facebook. (ubergizmo. com)

Timlo.net—Facebook menulis sebuah artikel dalam blog resmi mereka, Jumat minggu lalu. Mereka mengakui jika sosial media mereka bisa berakibat buruk untuk para penggunanya. Dalam artikel mereka menyebut sebuah penelitian. Kesimpulan studi itu menyatakan Facebook berakibat buruk untuk pengguna dengan kebiasaan tertentu. Kebiasaan itu adalah hanya menjelajahi lini masa dan mengklik tombol like tanpa berinteraksi dengan yang lain.

Sosial media itu menyarankan solusinya supaya pengguna merasa bahagia menggunakan layanan mereka. Facebook mendorong para pengguna untuk berkomentar lebih banyak. Berbagi konten dengan teman-teman dekat, mengirim lebih banyak pesan dan mengklik tombol reaksi (simbol hati, emoji senyum) lebih sering.

Mereka mengacu pada penelitian yang mereka lakukan bersama Carnegie Mellon University. Hasil penelitian menyimpulkan jika pengguna yang mengirim atau menerima pesan lebih banyak mengaku mengalami peningkatan pada kesehatan mental mereka.

Sosial media paling populer di dunia itu memutuskan untuk menekankan interaksi sosial dalam layanan mereka. CEO Facebook, Mark Zuckerberg berkata, “Kami ingin waktu yang dihabiskan orang di Facebook untuk mendorong interaksi sosial yang berarti.”

Facebook akan menunjukkan konten dari teman-teman yang dianggap Facebook penting bagi pengguna. Selain itu, mereka akan menghapus judul atau tulisan yang menipu (clickbait). Mereka juga merilis fungsi “snooze” supaya pengguna bisa mematikan update dari seseorang, halaman atau grup selama 30 hari.

 

 

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge