0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Bermodus Tempat Hiburan, Pabrik Narkoba Cair Digerebek BNN

Penggerebekan diskotek MG di Jakarta Barat (merdeka.com)

Timlo.net —  Badan Narkotika Nasional Provinsi DKI Jakarta menggerebek sebuah tempat hiburan malam di Jl Tubagus Angke, Jakarta Barat. Dalam penggerebakan tersebut, petugas BNN juga menemukan pabrik narkoba di lantai dua gedung tersebut. Penggerebekan dilakukan dini hari pukul 02.30 WIB.

“Iya benar penggerebakan kita lakukan dari tadi malam,” kata Kepala BNNP DKI Jakarta, Brigjen Johny P Latupeirissa, Minggu (17/12).

Dia belum mau merinci apa-apa saja temuan yang didapat dalam penggerebekan tersebut. Namun, kata dia, petugas menemukan fakta soal narkoba cair yang dimasukkan dalam kemasan botol air mineral.

“Jenis narkoba lama tapi modus disamarkan,” jelasnya.

Deputi Pemberantasan BNN, Arman Depari mengatakan, lima orang ditetapkan sebagai tersangka terkait temuan peredaran narkoba di diskotek tersebut.

“Razia dan penangkapan bandar narkoba dan laboratorium yang dilengkapi prekursor untuk pembuatan narkotika dipimpin oleh Komjen Budi Waseso (Kepala BNN) bersama 56 personel,” kata Arman dalam pesan singkat yang diterima wartawan, Minggu (17/12).

Dalam penggerebekan tersebut, barang bukti yang diamankan adalah laboratorium pembuatan narkotika jenis pil ekstasi dan sabu yang terdapat di lantai 2 dan lantai 4 termasuk prekursor (zat kimia bahan pembuatan pil ekstasi dan sabu).

“Sehingga lokasi MG dipasang police line dan lokasi ditutup untuk pemeriksaan lebih mendalam,” katanya.

Untuk lima orang yang tertangkap mengedarkan barang haram tersebut saat dilakukan razia sempat diminta menunjukkan di mana Laboratorium yang dipakai untuk memproduksi sabu.

Berikut identitas lima tersangka yang ditangkap saat razia dilakukan.

  1. W (43) warga Pesing Garden, Kedoya, Jakarta Barat.
  2. F (23) warga Pedongkelan Belalang, Cengkareng, Jakarta Barat.
  3. DW (40) warga Kota Bambu Utara, Palmerah, Jakarta Barat.
  4. M (45) warga Bango III, Cilandak, Jakarta Selatan.
  5. F (40) warga Tamansari, Jakarta Barat.

“Sedangkan 1 orang tersangka atas nama R (pemilik dan operator lab) masih dalam pengejaran,” jelasnya.

[lia]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge