0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Para Wanita di Pengungsian Pakai Popok Untuk Hindari Pelecehan

Seorang wanita pengungsi bersama bayinya. (dok: timlo.net/ metro.co.uk)

Timlo.net—Para wanita di kamp pengungsian di Yunani terpaksa memakai popok dewasa di malam hari. Mereka melakukannya supaya tidak harus pergi ke toilet dan jadi korban pelecehan seksual. Kondisi mengejutkan ini ditemukan oleh badan amal CARE International.

Kondisi ini menekankan bahaya yang dialami wanita dan anak di kamp-kamp pengungsian di seluruh Eropa. Para peneliti dari badan amal itu berbicara dengan para wanita pengungsi. Informasi yang mereka kumpulkan diterbitkan dalam penelitian, “Left Behind: How the world is failing women and girls on refugee family reunion.” Penelitian itu menulis, “Pencahayaan buruk di malam hari dan tidak ada toilet dan kamar mandi yang aman dan terlindungi untuk wanita, jadi beberapa wanita memilih memakai popok di malam hari daripada harus pergi ke toilet.”

“Kondisi ini jelas-jelas menempatkan wanita dalam bahaya kekerasan seksual dan gender juga membuat mereka beresiko terkena penyakit dan kerusakan psikologis,” tambah penelitian itu dilansir oleh Metro.co.uk.

“Para wanita juga rawan terkena eksploitasi seksual dan pelecehan, dengan jaringan prostitusi dan sejenisnya ada di dalam dan di sekitar kamp pengungsian,” tambah penelitian itu. Badan amal itu juga menambahkan wanita lajang, ibu dan wanita hamil seringkali dipaksa berbagi tenda dengan orang-orang asing. Tingkat kebersihan di tempat pengungsian juga mengejutkan, tambah CARE International.

Editor : Ranu Ario

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge