0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Modus Penipuan dan Pencurian yang Menimpa Pelajar SMP Tergolong Baru

Ilustrasi pencurian motor (dok.merdeka.com)

Solo – Kasus pencurian disertai penipuan yang menimpa seorang pelajar, Ronald Armeida (14) tergolong modus baru di Kota Solo. Pasalnya, untuk meyakinkan korbannya pelaku mengatakan sebagai salah seorang guru di SMP Negeri 11 Solo. Tak hanya itu, pelaku juga mengenakan baju Korpri untuk lebih meyakinkan korban.

“Ini kasus baru, antara penipuan dan pencurian kendaraan bermotor,” terang Kanitreskrim Polsek Pasar Kliwon, Iptu Tarto, Kamis (14/12) siang.

Sebelumnya, seorang pelajar SMP Al-Islam Jamsaren, Ronald Armeida (14) menjadi korban penipuan disertai pencurian kendaraan bermotor di Kawasan SMP Negeri 11 Solo. Waktu itu, korban yang mengendarai sepeda motor dihentikan seorang pria yang memakai baju warna biru jenis Korpri pada Rabu (13/12) siang.

Pria tersebut meminta korban untuk mengantarkannya ke SMP Negeri 11 Solo. Sesampai di lokasi, korban disuruh menunggu di halaman SMP tersebut. tak lama, pelaku kembali dengan menyerahkan uang Rp100 ribu kepada korban. Korban sempat bertanya, buat apa uang tersebut? namun pelaku mengatakan jika ingin meminjam motor korban.

Pelaku juga mengatakan, jika dirinya merupakan tenaga pendidik atau guru Matematika di SMP tersebut. Akan tetapi, korban menolak menyerahkan motor jenis Honda Beat AD 2583 BA untuk dibawa pergi. Namun, pelaku terus meyakinkan hingga akhirnya mengancam korban akan dibunuh jika tak menyerahkan motor tersebut.

“Laporan baru saja kami terima. Besok, akan kita akan cek ke pihak sekolah,” jelas Iptu Tarto.

Saat ini, pihaknya berkoordinasi dengan wilayah lain terkait modus yang digunakan oleh pelaku tersebut.

“Kami masih dalami dengan berkoordinasi dengan wilayah lain. Apakah ada juga korban yang menggunakan modus seperti ini,” katanya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge