0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Diancam Pria Berseragam Korpri, Pelajar SMP Terpaksa Relakan Motor

Korban saat didatangi di rumahnya oleh wartawan (timlo.net/achmad khalik)

Solo – Nasib apes menimpa Ronald Armeida (14), pelajar asal Kampung Kenteng RT 04/  , Kelurahan Semanggi, Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Solo. Pasalnya, Ronald menjadi korban penipuan dan pencurian oleh seorang pria yang mengaku berprofesi seorang guru.

“Kemarin saya mau pulang usai mengantarkan bekal untuk adik saya pakai motor. Tiba-tiba, saya dipanggil pria berseragam biru (Korpri-red),” terang Ronald saat ditemui di rumahnya, Kamis (14/12) siang.

Pria tidak dikenal yang mengaku sebagai guru tersebut meminta tolong untuk diantarkan ke SMP Negeri 11 Solo. Sesampai di halaman sekolah, korban diminta untuk menunggu. Tak berselang lama, pelaku kembali menghampiri tersangka dan memberikan uang sebesar Rp 100 Ribu.

“Tapi, saat memberikan uang itu dia ngomong mau pinjam motor saya. Saya jawab, tidak mau dan gak usah bayar. Tapi dia maksa,” ungkap Ronald.

Mendengar penolakan korban, pelaku terus memaksa hingga akhirnya dia mengancam akan membunuh korban. Lantaran takut dengan ancaman tersebut, korban terpaksa merelakan motor jenis Honda Beat warna merah dan putih AD 2583 BA dilarikan pelaku.

“Saya tak bias berbuat banyak. Setelah itu, saya gak bias pulang dan bertemu dengan tetangga lalu diantar kerumah. Saya menceritakan kejadian itu kepada keluarga dan akhirnya lapor polisi,” kata Korban.

Sementara, Kanitreskrim Polsek Pasar Kliwon, Iptu Tarto, membenarkan jika korban telah melaporkan kasus tersebut ke pihak berwajib. Pihaknya langsung menindaklanjuti laporan korban dengan meminta keterangan serta ciri-ciri pelaku.

“Kita terus selidiki, ini merupakan laporan kasus dengan modus baru yang masuk ke Polsek Pasar Kliwon,” kata Tarto mewakili Kapolsek Pasar Kliwon, AKP Aditia Mulya Ramdani.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge