0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Jaga Stabilitas Harga Pangan, Ini Bentuk Intervensi Pemerintah

Aktivitas bongkar muat berada di gudang bulog Karanganyar (Raymond )

Solo – Badan Urusan Logistik (Bulog) Subdivre III bersama dengan Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Solo menggelar pasar murah dan operasi pasar untuk komoditas beras. Hal itu dilakukan untuk menjaga stabilitas harga pangan jelang Natal dan Tahun Baru.

“Untuk menggelar operasi pasar dan pasar murah itu kita telah menyiapkan sekitar 10 ton beras medium. Dan sesuai yang dengan HET yang ditetapkan oleh Pemkot, beras tersebut dijual dengan harga Rp 8 ribu per kilogram,” ujar Kepala Bulog Subdivre III Solo,Titov Agus S saat dihubungi wartawan, Rabu (13/12).

Menurutnya, untuk gelaran pasar murah mulai dilakukan hari ini hingga Minggu (17/12) diseluruh kecamatan. Selain beras, dalam gelaran pasar murah itu juga disediakan minyak goreng Rp 11.500 perkilogram dan gula pasir dengan harga rp 12.500 per kilogram. Sedangkan untuk operasi pasar komoditas beras sudah dilakukan pada akhir pekan lalu di sejumlah Pasar Tradisional.

“Pasar murah dan operasi pasar untuk komoditas beras medium ini kita lakukan karena harga di pasaran sudah melebihi HET yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp 9.450 per kilogram. Sehingga dengan kegiatan ini diharapkan bisa kembali stabil,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala dinas Perdagangan Kota Solo, Subagyo menyampaikan, kegiatan ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam menjaga stabilitas pangan. Selain beras, menurutnya operasi pasar juga dilakukan untuk komoditas elpiji tiga kilogram.

“Selama operasi pasar itu, dari 10 ton beras yang disiapkan baru sekitar 4 ton yang terserap. Harapannya dengan operasi pasar ini harga bisa kembali stabil dan kebutuhan masyarakat tercukupi,” tandasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge