0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Anggota Komisi VI Minta DPR Periksa Pertamina Soal Elpiji

ilustrasi (merdeka.com)

Timlo.net – Anggota Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Bambang Haryo, meminta agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Pertamina. Hal itu sebagai buntut langkanya stok elpiji 3 kg di sejumlah wilayah.

Bambang pun menilai negatif kinerja Pertamina di bawah kepemimpinan Massa Manik karena tidak bergerak ke arah profesional.

“Sudah harganya mahal, barangnya juga sulit didapat. Setelah didapat, isinya malah tidak sesuai dengan beratnya yang 3 Kg. Ternyata, banyak sekali yang dimanipulasi,” tegasnya, Rabu (13/12).

Bambang mengingatkan Pertamina agar mengantisipasi langkanya gas 3 Kg. Sebab, gas ini banyak digunakan UMKM.

“Ini dapat membuat pertumbuhan ekonomi menurun. Sebab, elpiji 3 Kg amat sangat banyak sekali digunakan untuk kepentingan UMKM yang ada di Indonesia,” kata Bambang.

Sementara itu, ‎Peneliti Centre Budget Analysis Uchok Sky Khadafi menilai, kelangkaan elpiji 3 Kg yang terjadi belakangan ini bukan disebabkan oleh meningkatkan konsumsi masyarakat. Dia menilai, ini sebagai upaya untuk melepaskan ketergantungan masyarakat terhadap elpiji 3 Kg yang bersubsidi.

Sebab, pada Maret 2018 rencananya Pertamina akan meluncurkan Elpiji 3 kg non- subsidi. “Jadi, hal ini bukan disebabkan ada loncatan permintaan dari konsumen,” tandas dia.

[bim]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge