0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Jelang Tahun Politik

TNI, Polri dan Muspida se-Soloraya Tingkatkan Soliditas

Kegiatan silaturahmi yang digelar jajaran Korem 074/ Warastratama dengan mengundang institusi Polri, Muspida hingga tokoh masyarakat se-Soloraya (dok.timlo.net/achmad khalik)

Solo — Menghadapi persiapan Tahun Politik di 2018 dan 2019 mendatang, Jajaran Korem 074/ Warastratama meningkatkan soliditas dan kekompakan bersama instansi Polri, Muspida dan Tokoh Masyarakat di Kawasan Solo Raya. Kegiatan yang dibalut dalam silaturahmi bersama ini dihadiri Danrem 074/ Warastratama, Kolonel Inf Widi Prasetijono, Dandim, Kapolres, Danramil, Walikota/ Bupati se-Soloraya, dan tokoh masyarakat lintas agama.

“Dengan diadakannya silaturahmi ini, kami ingin menyampaikan agar jajaran TNI, Polri, Muspida, Walikota/ Bupati hingga tokoh masyarakat turut serta untuk menjaga kondusifitas di wilayah mereka masing-masing,” terang Danrem Kolonel Inf Widi Prasetijono, Rbau (13/12) siang.

Soliditas dan kebersamaan lintas instansi ini, kata Danrem, dapat dibangun dengan kembali menghidupkan kearifan lokal yang telah ada selama ini. Pasalnya, kearifan lokal yang dimiliki Bangsa Indonesia makin lama tergerus dengan modernisasi yang terus berkembang.

Dalam kegiatan yang mengusung tema “Silaturahmi, TNI, Polri, Muspida dan Tokoh Masyarakat Se-Solo Raya Dalam Rangka Menjaga Kondusifitas Wilayah” ini, Danrem juga menyinggung terkait potensi gesekan yang bakal terjadi di tahun politik. Ia menekankan, hendaknya TNI-Polri tetap solid dan berpegang teguh pada Sapta Marga dan Sumpah Prajurit agar tetap dalam koridor hukum dan ketentuan berlaku.

“Rangkul perbedaan menjadi persamaan. Sesuai semboyan Bhineka Tunggal Ika, kita tetap mengawal NKRI,” tegas Danrem.

Di tempat yang sama, Kaporesta Solo AKBP Ribut Hari Wibowo melalui Wakapolresta Solo, AKBP Andi Rifai mengatakan, ancaman perpecahan yang dihembuskan melalui sosial media (Sosmed) diprediksi bakal meningkat. Maka dari itu, sinergitas yang dibangun melalui kebersamaan TNI, Polri, Pemerintah Daerah hingga tokoh masyarakat sangat diperlukan untuk mengantisipasi hal tidak diinginkan.

“Masing-masing memiliki perannya sendiri-sendiri. Selalu jaga soliditas, untuk meng-counter isu-isu hoax yang mengarah pada sara dan memecahbelah kesatuan dan persatuan bangsa dan negara,” terangnya.

Terkait soliditas yang digaungkan dalam kegiatan tersebut, Pemkab Sragen telah merasakan manfaat besar yang dirasakan melalui sinergitas yang dibangun bersama dengan TNI-Polri di wilayahnya. Dengan adanya sinergitas tersebut, apapun masalah yang dihadapi dapat diselesaikan dengan baik untuk kepentingan masyarakat.

“Dengan sinergitas yang dibangun secara harmonis, mampu mensejahterakan wilayah dan tentunya memakmurkan masyarakat. Aman, tenang, nyaman dan sejahtera,” kata Bupati Sragen, Kusnindar Untung Yuni Sukowati mengakhiri kegiatan tersebut.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge