0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Sri Mulyani Jadi Bupati, Cawabup Tergantung DPC PDIP

Bupati Klaten Sri Mulyani (dok.timlo.net/awijaya)

Klaten — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Jawa Tengah (PDIP Jateng) menyerahkan rekomendasi sosok Wakil Bupati (Wabup) Klaten kepada DPC PDI Klaten. Hal itu menyusul diangkatnya Sri Mulyani sebagai bupati definitif pada 27 November lalu.

“Kewenangan mengusulkan (Wabup) di DPC. Sedangkan DPD memberikan rekomendasi, tapi yang memutuskan tetap DPP,” ujar Ketua DPD PDIP Jateng Bambang Wuryanto, saat ditemui disela kunjungan Menko PMK di SMPN 1 Cawas, Klaten, kemarin.

Menurut dia, pertimbangan siapa yang akan menduduki kursi orang nomor dua di Klaten tidak terlalu rumit. Sebab tergantung usulan dari DPC PDIP Klaten dan proses lobi di DPRD, bukan melalui mekanisme Pilkada.

Ditanya apakah tetap mempertahankan “Duo Srikandi”, Bambang menyebut, Sri Hartini dan Sri Mulyani yang dilantik pada Februari 2016 lalu telah memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai pasangan bupati dan wabup perempuan pertama di Indonesia dalam Pilkada langsung.

“Kita kan sering mecah rekor. Bupati dan wakil perempuan cuma ada satu di Indonesia, yakni Klaten. Sehingga membuat kondang. Kalau perempuan lagi berarti semakin ‘ngeri’. Di sini ada Bu Sri (Sri Mulyani), Sragen Yuni (Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati), Sukoharjo Bu Wardoyo (Istri Bupati Sukoharjo Etty Suryani Wardoyo), justru top,” selorohnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge