0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Tersangka Investasi Bodong Sudah Dibidik Selama Tiga Tahun

Polisi memeriksa tersangka kasus investasi bodong dengna total kerugian mencapati ratusan miliar (timlo.net/achmad khalik)

Solo – Polisi telah mengincar Haryanto alias Yusak (61), tersangka kasus penipuan dengan dugaan kerugian mencapai ratusan miliar selama dua tahun terakhir. Lamanya waktu penangkapan lantaran tersangka selalu berpindah tempat kontrakan dan tidak pernah pulang ke rumahnya di Kawasan Kecamatan Jebres, Solo.

“Baru tiga bulan kemarin kita cium keberadaannya, dan kita ikuti. Hasilnya, tersangka berhasil ditangkap,” terang Kasatreskrim Polresta Solo, Kompol Agus Puryadi, Selasa (12/12) siang.

Saat ini, pihaknya masih mendalami kemana uang investasi yang telah disetorkan oleh para korban kepada dirinya. Pihak kepolisian juga telah menyita kartu ATM milik korban termasuk rekening yang dimiliki. Meski begitu, pihaknya masih enggan membeberkan terkait pemeriksaan yang dilakukan.

“Intinya masih kami dalami terlebih dahulu,” tegas Kasat.

Dalam menjalankan aksinya, kata Kasat, tersangka sangatlah lihai. Dengan iming-iming keuntungan mencapai 10-12 persen tiap satu hingga dua minggu, membuat korban jadi tergiur untuk memberikan harta bendanya kepada tersangka. Baik itu berupa uang tunai hingga emas. Akan tetapi, tersangka membayar keuntungan para korban itu hanya sekali atau dua kali. Setelah itu, tersangka kabur dengan hasil uang sisa yang masih dia kantongi.

“Selain licin, tersangka juga pandai meyakinkan korbannya untuk menanamkan uang kepada dirinya. Sehingga, dugaan sementara ada sekitar ratusan miliar uang yang dibawa kabur oleh tersangka ini,” jelasnya.

Pihaknya menghimbau kepada masyarakat untuk tidak mudah percaya dengan iming-iming keuntungan investasi yang ditawarkan oleh orang tidak dikenal. Apalagi, keuntungan yang diberikan diluar akal sehat.

“Memang jika dihitung benar-benar menguntungkan, tetapi ujung-ujungnya buntung. Maka dari itu harus lebih berhati-hati dengan modus seperti ini,” jelas Kasat.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge