0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Maling Motor Ketangkap Gara-gara Kehabisan Bensin

Tersangka saat diamankan di Mapolsek Laweyan, Solo (foto: Achmad Khalik)

Solo – Nasib baik nampaknya kurang berpihak pada Tri Haryono (33), pelaku aksi pencurian sepeda motor (curanmor) yang beraksi di Kawasan Kampung Kerten, Kelurahan Jajar, Laweyan, Solo. Meski telah berhasil kabur membawa sepeda motor hasil kejahatan namun warga Banyuasin, Sumatera Selatan ini tertangkap di Kawasan Cirebon, Jawa Barat.

“Tersangka ditangkap tim Opsnal Polres Cirebon, lalu berkoordinasi dengan Polsek Laweyan. Setelah dinyatakan sebagai pencuri, tersangka dilimpahkan kesini,” terang Kapolsek Laweyan, Kompol Santoso, Rabu (29/11) siang.

Peristiwa bermula saat pemuda tersebut menggasak sebuah sepeda motor di sebuah kos yang terletak di Kawasan Kampung Kerten, Kelurahan Jajar, Kecamatan Laweyan pada 20 November lalu. Motor jenis matic Yamaha Mio J tersebut merupakan milik penghuni kos yang dikenal oleh pelaku bernama Ridwan Fauji warga Sidoharjo, Wonogiri.

Setelah berhasil menggasak motor, pelaku yang pernah berprofesi sebagai teknisi itu mengganti plat nomor hasil curian yang sedianya AD 4939 AI menjadi plat B untuk menghilangkan jejak. Setelah mengganti plat nomor, pelaku juga sempat memodifikasi kunci kontak supaya motor dapat digunakan. Setelah pekerjaan itu selesai, pelaku langsung melarikan motor tersebut ke Semarang.

“Pelaku sempat kabur ke Semarang dengan motor hasilo curian tersebutr,” terang Kapolsek.

Usai ke Semarang, pelaku meneruskan perjalanan menuju Jakarta dengan harapan dapat menjual motor curiannya di Ibukota. Akan tetapi, sampai di Cirebon motor tiba-tiba mati lantaran kehabisan bensin.

Dari sinilah, nasib apes mulai membayangi pelaku. Saat mendorong motor curiannya tersebut melintaskan tim patroli dari Polres Cirebon.

Melihat pelaku menuntun motor, polisi curiga dan menghampiri. Saat dimintai surat kendaraan, pelaku Nampak panik. Benar saja, ternyata di bawah jok motor Polisi menemukan plat nomor asli beserta STNK yang tak sesuai dengan plat nomor yang dipasang di motor hasil curian pelaku.

“Dari sinilah, anggota Polres Cirebon melakukan penyelidikan terhadap pelaku. Setelah dilakukan koordinasi, tanggal 23 November lalu baru diketahui jika pelaku beraksi menggondol motor hasil kejahatan di Solo,” jelas Kapolsek.

Dari tangan pelaku, polisi berhasil mengamankan barang bukti sebuah motor matic jenis Yamaha Mio J AD 4939 AI dan STNK.

Sementara itu, dari pengakuan pelaku dirinya nekat menggasak motor teman satu kosnya lantaran kepepet tidak memiliki uang. Rencananya, motor yang dia curi akan dijual di luar kota untuk menghilangkan jejak.

“Sudah beberapa bulan cari kerja gak dapat. Uang nipis, akhirnya nyolong,” kata pelaku.

Akibat perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 363 ayat 1 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara.

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge