0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Penutupan Bandara Ngurah Rai Diperpanjang

Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai ( merdeka.com)

Timlo.net — Communication and Legal Section Head Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Arie Ahsanurrohim menyebutkan, dari hasil evaluasi, diputuskan penutupan bandara Ngurah Rai Bali diperpanjang hingga Kamis (30/11). Akibat erupsi Gunung Agung, Bandara Ngurah Rai sudah ditutup sejak Senin (27/11) lalu.

Dikatakannya, hasil Rapat Evaluasi Erupsi Gunung Agung Oleh Komunitas Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai Bali dipimpin oleh Kepala Otoritas Bandara Wilayah IV Bali Nusa Tenggara, Rabu (29/11) pukul 01.00 WITA. Diputuskan sebagai berikut, dengan menindaklanjuti adanya erupsi Gunung Agung hingga pukul 20.00 WITA ketinggian Vulcanic Ash/Erupsi Mencapai ketinggian 2000-3000 meter dengan ultimate ketinggian asap letusan erupsi hingga 4000 m pada jam 14.00-15.00 WITA.

Dan, VONA status RED serta berdasarkan Meteorological watch office, telah menerbitkan berita meteorologi significant untuk penerbangan.

“Semburan vulkanik dari Gunung Agung telah mencapai pada ketinggian 25.000 meter, feet bergerak ke arah selatan-barat daya dengan kecepatan 15 knots dan masih mengarah ke bandara I Gusti Ngurah Rai Bali,” tulisnya, Rabu (29/11) dini hari.

Lanjutnya, menimbang dari record Pilot Report pada ketinggian 2000-4000 feet masih ditemui adanya abu Vulcanik di ruang udara dengan arah angin ke barat daya. Namun dengan pertimbangan air space, selanjutnya, ruang udara bandara masih tertutup oleh sebaran abu vulkanik ke arah barat daya atau mengarah ke Bandara Ngurah Rai.

“Maka votam Closed Bandara akan dilanjutkan hingga 24 jam ke depan atau hingga kamis, Pukul 07.00 WITA tanggal 30 November 2017,” ulasnya.

Dipastikannya, evaluasi atas perkembangan situasi penyebarann abu vulkanik dan Arah angin akan tetap dievaluasi secara berkala setiap 6 jam.

[rnd]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge