0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Erupsi Gunung Agung

Semburan Abu Gunung Agung Mengarah ke Bandara Ngurah Rai

(dok.merdeka.com)

Timlo.net — Penutupan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali kembali diperpanjang hingga Rabu (29/11) pukul 07.00 WITA. Keputusan itu berdasarkan NOTAMR A4274/17 setelah dilakukannya Rapat Koordinasi Erupsi Gunung Agung yang dilaksanakan oleh Komunitas Bandar Udara seperti Otoritas Bandara Wilayah IV, Airlines, Ground Handling, Airnav Indonesia serta BMKG, hingga dini hari tadi Selasa (28/11).

Penutupan bandara lantaran keberadaan abu vulkanik yang masih menutupi ruang udara, dan sangat membahayakan bagi penerbangan.

Corporate Secretary PT Angkasa Pura I (Persero), Israwadi menuturkan, semburan abu vulkanik Gunung Agung telah mencapai ketinggian 30.000 kaki bergerak ke arah selatan-barat daya dengan kecepatan 5 sampai 10 knots dan masih mengarah ke Bandara I Gusti Ngurah Rai.

“Perpanjangan penutupan Bandara I Gusti Ngurah Rai untuk 24 jam ke depan dilakukan karena mempertimbangkan ruang udara bandara yang masih tertutup oleh sebaran vulcanic ash Gunung Agung, sesuai dengan ploting Volcanic Ash Advisory Centre. Hal ini harus dilakukan demi menjaga keselamatan penerbangan, meskipun hasil paper test yang dilakukan hingga pukul 00.00 WITA hasilnya NIL vulcanic ash di bandara,” ujar Israwadi.

Dengan adanya penutupan ini, tercatat total 443 Jadwal penerbangan tertunda pada Selasa 28 November. Dari jumlah tersebut tercatat jadwal penerbangan internasional ada 201 penerbangan dan domestik ada 242 penerbangan.

“Total penumpang seluruhnya yang kami terima baru tercatat ada sekitar 59.539. Jumlah itu masih terus bertambah. Untuk hari ini saja tercatat di internasional ada 98 kedatangan batal dan 103 pembatalan keberangkatan. Sedangkan domestik ada pembatalan datang ke Bali dan pembatalan keberangkatan sama-sama berjumlah 121 pesawat,” tambah Communication and Legal Section Head Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Arie Ahsanurrohim. [cob]

Sumber: merdeka.com

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge