0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Rutan Temukan Handphone Milik Napi Penyelundup

Narapidana yang mengotaki penyelundupan 600.000 butir ektasi, Angga Anggara (foto: Khalik)

Solo – Empat buah telepon genggam milik Andang Anggara, narapidana yang mengotaki penyelundupan 600.000 berhasil ditemukan. Dua diantaranya ditanam dihalaman sel yang dia tempati. Sedangkan, dua lainnya di dalam sel dan dibelakang masjid Rutan Solo.

“Empat handphone yang ditemukan telah kami serahkan ke Direktorat Tindak Pidana Narkotika Bareskrim Polri,” terang terang Kepala Pengamanan Rutan (KPR) Solo, Urip Dharma Yoga, Jumat (24/11) siang.

Penemuan tersebut, kata Urip, setelah pihak Rutan Kelas IA Solo melakukan razia di seluruh sel hunian para tahanan dan narapidana. Awalnya, petugas hanya menemukan satu buah handphone milik Andang jenis Maxtron yang ada di dalam sel. Setelah melakukan interogasi intensif, ditemukan lagi dua buah handphone yang disembunyikan Angga dengan cara ditanam di halaman depan sel tempatnya mendekam.

“Dua handphone yang ditanam jenis Apple dan Xiomi. Sedangkan, satu buah hp lagi ditemukan di belakang masjid Rutan disembunyikan didalam gulungan karpet yang tidak terpakai,” jelas Urip.

Dua buah handphone jenis Xiomi dan Apple digunakan Angga untuk mengkoordinir anak buahnya terkait penyelundupan 600.000 butir pil ektasi melalui Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng.

Seperti diketahui, Direktorat Tindak Pidana Narkotika Bareskrim Polri berhasil membongkar penyelundupan pil ektasi sebanyak 600.000 butir melalui Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng pada 8 November lalu. Empat tersangka ditangkap, yakni Dadang Firmanzah, Waluyo, Randy Yuliansyah, dan Handayana Elkar Manik. Dua diantara para tersangka itu, yakni Dadang Firmanzah dan Waluyo merupakan mantan narapidana asal Rutan Kota Solo. Keduanya, dikendalikan oleh Andang Anggara yang saat ini masih menjalani proses pidana di Rutan Solo.

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge