0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Tanda Anak Punya Resiko Tumbuh Besar Sebagai Psikopat

Ilustrasi beragam emosi. (dok: timlo.net/ bryankramer.com )

Timlo.net—Menurut sebuah penelitian, anak-anak lelaki dengan kecenderungan psikopat jarang tertawa bersama anak lain. Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal “Current Biology” itu menyimpulkan jika anak lelaki dengan kecenderungan psikopat tidak menganggap jika tawa itu menular. Atau dengan kata lain, saat anak-anak lain tertawa karena hal lucu, anak dengan kecenderungan ini tidak tertawa.

Scan otak juga menunjukkan jika mereka memiliki respon yang lebih rendah terhadap tawa orang lain. Dingin secara emosional dan kurang empati rupanya dihubungkan dengan perkembangan psikopati pada hidup seorang anak. Anak-anak yang merasa jika tawa itu tidak menular juga menunjukkan pengurangan aktivitas otak pada bagian yang berhubungan dengan kerja sama dengan anak lain.

“Tidak pantas untuk melabeli anak-anak psikopat. Psikopati adalah sebuah gangguan kepribadian yang dialami orang dewasa. Akan tetapi, kami tapi dari penelitian longitudinal jika ada anak-anak tertentu yang memiliki resiko lebih tinggi mengembangkan psikopati dan kami meneliti sifat-sifat itu yang mengindikasikan resiko itu,” ujar pemimpin penelitian Profesor Essi Viding dilansir oleh Indy100.com.

Dia juga berkata jika anak-anak ini mengalami dunia dan interaksi dengan cara berbeda. “Ada tanda-tanda sosial yang secara otomatis memberikan kita kesenangan atau memperingatkan kita jika seseorang sedang sedih tapi hal-hal ini tidak diterima dengan cara yang sama oleh anak-anak ini. Hal ini bukan berarti anak-anak ini ditakdirkan menjadi antisosial atau berbahaya, justru penelitian ini membuka jalan baru tentang kenapa mereka seringkali membuat pilihan-pilihan berbeda dengan teman-teman mereka,” terang Essi.

 

 

Editor : Ranu Ario

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge