0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

PAPPI Tekankan Mekanisme Penguatan Jaringan Kerjasama

Kuliah Umum Cyber Extension oleh Prof Dr Sumarjo (timlo.net/eko prasetyo)

Solo — Ketua Perhimpunan Ahli Penyuluhan Pembangunan Indonesia (PAPPI), Prof Dr Sumarjo menekankan pentingnya mekanisme penguatan dan pengembangan jaringan kerjasama dalam penyuluhan melalui  peran penyuluhan sebagai pemadu peran kelembagaan dalam Sistem Agribisnis dan Cyber Extension sebagai jawaban tantangan pembangunan pertanian berkelanjutan.

“Tantangan penyuluhan pertanian ke depan adalah bagaimana senantiasa mampu mengembangkan inovasi pertanian yang tepat guna, partisipatif dan berkelanjutan,” ungkap Sumarjo pada kuliah umum yang digagas oleh Program Studi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian (PKP) Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret (UNS) dengan mengangkat tema Cyber Extension : Masalah dan Tantangan Dalam Pembangunan Pertanian”, di FP UNS, Solo, Kamis (23/11).

Tantangan tersebut, menurut Sumarjo, sebenarnya dapat dijawab dengan terjadinya keterpaduan (interface) antara peran-peran, lembaga penyuluhan; lembaga penelitian atau pengembang Ilmu Pengetahuan, Teknologi dan Seni (IPTEKS); Lembaga pendidikan dan pelatihan (perguruan tinggi, dan Diklat Pertanian); Lembaga pengaturan (penentu kebijakan), dunia bisnis (swasta); Lembaga pelayanan (Dinas dan instansi terkait), serta kebutuhan petani dan usaha tani.

Interface antar lembaga pendukung sistem agribisnis dapat diwujudkan sepanjang ada komitmen pemerintah sebagai pihak yang berwenang untuk mengelola cyber extension yang senantiasa actual data dan informasinya, serta online sehingga setiap saat dapat diakses oleh stakeholders sistem agribisnis,” papar Sumarjo.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge