0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Menkominfo Dorong Masyarakat Merujuk Media Mainstream

Menkominfo Rudiantara​ (timlo.net/ichsan rosyid)

Solo — Festival Media 2017 resmi dibuka oleh Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) di Gedung Graha Soloraya, Rabu (23/11). Aliansi Jurnalis Independen (AJI) selaku penyelenggara mendorong agar media mainstream tetap menjadi rujukan utama bagi publik. Hal ini dipandang penting di tengah derasnya konten yang terus bermunculan di dunia maya.

“Jurnalis memiliki kemampuan mengumpulkan, mengolah, dan menyajikan data. Ini yang tidak dimiliki publik,” kata Ketua AJI, Suwarjono pada sambutanya.

Hal ini ia sampaikan menyikapi kencangnya gelombang konten negatif yang beredar di media sosial hingga aplikasi perpersanan. Dua platform tersebut belakangan menjadi sarana bagi pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab menyebarkan ujaran kebencian maupun berita bohong.

​Ketua AJI Surwarjono (timlo.net/ichsan rosyid)

Senada, Menkominfo, Rudiantara atau akrab disapa Chief RA mengatakan pemerintah terus mendorong agar masyarakat kian melek media. Publik diharapkan mampu memilah dan memilih konten yang dikonsumsi.

“Perkembangan internet siapapun jadi terbata-bata akibat sunami konten di media sosial,” kata Chief RA.

Dalam hal ini, pria yang akrab disapa Chief RA itu menilai media mainstream memegang peran strategis untuk menangkis hoax. Pasalnya, media-media mainstream memiliki sumber daya manusia yang profesional. Mereka mempunyai standar ketat untuk melakukan verifikasi dan penulisan berita yang faktual dan berimbang.

“Kita memiliki tujuan yang sama. Sama-sama ingin menjaga Indonesia,” kata dia.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge