0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Wacana Penghapusan UPTD P dan K, Kepala UPTD Galau

ilustrasi pns ()

Wonogiri — Menyusul rencana penghapusan Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) bidang pendidikan membuat galau sejumlah kepala UPTD di Wonogiri. Mereka berkeluh kesah agar Pemkab mampu memberikan solusi terbaik.

“Semoga pemerintah dapat mempertahankan, kan kerjaan UPTD selama ini kan banyak membantu dinas, hampir semua data dari bawah kita yang mengampu, semisal soal kepegawaian dan lain-lainnya selama ini kita yang menyediakan dan menyajikan datanya ke dinas,” ungkap Kepala UPTD Dinas P dan K Kecamatan Baturetno, Dwi Martanto saat dikonfirmasi Timlo.net, Rabu (22/11).

Pihaknya menyayangkan rencana penghapusan UPTD itu. Menurutnya, keberadaan UPTD sangat membantu dalam hal pelayanan program pendidikan prima. Selain itu, keterbatasan SDM di Dinas P dan K ada sejumlah pekerjaan yang saat ini dibebankan pada tubuh UPTD. Seperti pendataan pegawai, akreditasi dan juga soal sertifikasi para guru.

“Kalau tidak ada UPTD, kan repot sekolah- sekolah yang ada di pelosok daerah, kan kasihan mereka laporan harus ke dinas sendiri, jaraknya jauh,” katanya.

Tak hanya itu saja, nasib pegawai dijajarannya menjadi ganjalan tersendiri. Dia mengatakan, setiap satu UPTD ada 14 orang tenaga PNS. Jika dikalikan 25 UPTD maka jumlahnya sekitar 300-an pegawai, yang nantinya nasib mereka belum ada kejelasan.

“Saya sendiri belum tau mau diapakan, kalau digedok nantinya bagaimana terkait hak- hak dan kewajiban UPTD juga belum dapat pencerahan. Pada intinya kami berharap kepada Pak Bupati Joko Sutopo untuk dapat memberikan solusi agar pelayanan pendidikan biar bisa lancar,” tandasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge